Pekanbaru, Jamkesnews - Biaya pengobatan yang tidak terprediksi membuat masyarakat sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Dengan adanya jaminan kesehatan masyarakat tak lagi dipusingkan akan biaya pengobatan dan rumah sakit. Hadirnya Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan program jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan ini, telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.

Erpizon (46) yang merupakan salah satu Peserta JKN-KIS yang telah mereasakan manfaat yang begitu besar. Disampaikan olehnya, ia sudah menggunakan JKN-KIS sejak tahun 2014 yang mana ia terdaftar sebagai Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang dikenal dengan istilah Peserta Mandiri di Kelas II. Selama menjadi peserta JKN-KIS Erprizon mengaku sangat terbantu karena beliau harus menjalankan pengobatan rutin ke rumah sakit.

“Saya seringkali sakit jadi sekali sepuluh hari saya harus rutin berobat ke rumah sakit, dengan adanya JKN-KIS ini saya merasa sangat terbantu, apalagi biaya pengobatan kan mahal jadinya bisa mengcover biaya pengobatan saya,” ujar Erpizon

Program JKN-KIS ini menurutnya merupakan suatu upaya yang luar biasa yang dibuat Pemerintah untuk masyarakat, karena di Indonesia sendiri masih banyak masyarakat yang kurang mampu dan tidak memiliki biaya untuk berobat. Sehingga dengan adanya program ini masyarakat dapat berobat tanpa takut dengan biaya pengobatan yang mahal.

“Program JKN-KIS ini lebih mempermudah saya dalam melakukan pengobatan, terutama dalam biaya saya merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi membayar obat. Selama saya menggunakan JKN-KIS saya belum pernah dibedakan dalam hal pelayanan. Saya selalu mendapatkan pelayanan yang seperti seharusnya,” terangnya.

Erpizon yang tinggal di Jalan Durian Pekanbaru ini terdaftar sebagai Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) Kelas II dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dirinya juga berpesan agar seluruh masyarakat di Indonesia dapat menggunakan JKN-KIS ini karena dengan JKN-KIS ini masyarakat dapat berobat tanpa harus pusing memikirkan biaya pengobatan yang besar.

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI