Cikarang, Jamkesnews – Nadia (25) merasa sangat bersyukur karena telah terdaftar menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Pasalnya, dirinya telah merasakan manfaat dari program tersebut saat melahirkan anak pertamanya melalui operasi caesar. Nadia mengatakan seluruh biaya saat persalinan di rumah sakit sepenuhnya ditanggung dan ia tidak mengeluarkan biaya pribadi sama sekali.

“Setelah menikah saya beserta suami segera mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS, saya tidak ingin berlama-lama mengurus pendaftarannya. Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena telah terdaftar sebagai peserta karena saya dapat merasakan manfaat dari program tersebut. Saat melahirkan anak pertama saya menggunakan JKN-KIS, saya mendapatkan pelayanan yang baik dari tenaga kesehatan dan semua biaya ditanggung,” kenang Nadia, Jum’at (19/11).

Wanita yang saat ini bertempat tinggal di Cikarang Pusat tersebut mengakui tidak memiliki rasa khawatir ketika ingin mendapatkan pelayanan kesehatan, karena menurutnya dengan menggunakan kartu JKN-KIS miliknya, dirinya dapat mengakses pelayanan kesehatan yang memadai. Nadia menambahkan dengan pengalamannya ketika melahirkan anak pertama tersebut sampai saat ini ia selalu rutin membayar iuran JKN, karena Nadia tidak ingin menunggak iuran dan mengalami kendala ketika ingin mengakses pelayanan kesehatan.

“Saya tidak merasa khawatir ketika saya atau keluarga saya sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan, karena saya dan keluarga telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Dengan menggunakan kartu JKN kita dapat mengakses pelayanan kesehatan yang memadai. Hingga saat ini saya selalu rutin membayar iuran JKN tiap bulannya, saya dan suami saling mengingatkan untuk membayar iuran JKN. Saya tidak ingin mengalami kesulitan ketika akan mengakses pelayanan kesehatan jika menunggak,” tuturnya.

D iakhir pertemuannya, Nadia memberikan pesan bagi seluruh masyarakat khususnya kepada wanita yang sudah menikah untuk segera mendaftarkan diri kedalam Program JKN-KIS. Ia mengatakan untuk tidak mendaftar ketika akan membutuhkan pelayanan kesehatan karena sakit tidak mengenal waktu kapan datangnya. Serta tak lupa ia berpesan untuk membayar iuran tepat pada waktunya untuk menjaga keaktifan kartu JKN-KIS. (RD/an)