Palangka Raya, Jamkesnews – Seorang pria paruh baya terlihat sedang menunggu seorang gadis di salah satu ruang rawat inap yang ada di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kota Palangka Raya. Pria tersebut adalah Rahman (55), warga yang tinggal di Jalan Kasongan – Sampit KM. 1,5 Kabupaten Katingan itu ternyata sedang menemani putrinya yang bernama Karina (20) saat dirawat karena menderita penyakit usus buntu.

Penyakit usus buntu atau dalam bahasa medis dikenal dengan apendisitis, adalah kondisi ketika apendiks atau sebuah kantung yang merupakan bagian dari usus besar yang terletak di sisi kanan bawah perut mengalami peradangan. Meskipun siapa saja bisa mengalami penyakit usus buntu, tetapi penyakit ini paling sering terjadi pada orang berusia antara 10 – 30 tahun.

Saat ditemui oleh tim Jamkesnews.com pada Kamis (18/11), Rahman mengaku senang karena putrinya tersebut bisa mendapatkan pelayanan di rumah sakit menggunakan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ia juga menceritakan kronologis yang menimpa putrinya tersebut sampai akhirnya mendapatkan pelayanan rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kota Palangka Raya.

“Pertama saat dia (Karina) merasa sakit itu kemarin hari Minggu sore, karena sudah tidak tahan dengan rasa sakitnya, saya atar dia ke IGD Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan. Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan di sana harus dirujuk ke Palangka Raya, jadi pas Minggu malam itu langsung dirujuk menggunakan mobil ambulan ke rumah sakit sini. Selama ini tidak pernah tahu kalau ada sakit seperti ini, sebelumnya kalau sakit dan berobat hanya karena sakit mag saja,” ungkap Rahman.

Ia juga mengatakan bahwa putrinya tersebut telah mendapatkan tindakan operasi pada usus buntunya sehingga saat ini tinggal menunggu untuk pemulihan kondisinya sebelum pulang kembali ke rumah. Rahman mengaku sangat puas terhadap pelayanan yang didapatkan putrinya tersebut menggunakan program JKN-KIS.

“Kemarin hari Rabu sudah dilakukan tindakan operasi, sekarang ini tinggal pemulihan dan kemungkinan besok sudah boleh pulang. Menurut saya pelayanan di rumah sakit menggunakan program JKN sangat bagus, saya sama sekali tidak mengalami kendala saat menemani Karina berobat mulai dari awal di RSUD Mas Amsyar Kasongan sampai di rujuk ke sini, sangat puas sekali. Jadi program JKN ini sangat membantu,” imbuh pria yang berprofesi sebagai ASN di salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Katingan. (KA/ma)