Pati, Jamkesnews – Intisah (37) adalah peserta JKN-KIS yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Dua tahun silam Ia mendapatkan manfaat persalinan dari Program JKN-KIS. Pengalaman tersebut meninggalkan kesan positif baginya. Pasalnya, ia tidak menyangka bahwa BPJS Kesehatan akan menanggung operasi caesar bayi kembar yang dikandungnya.

Diceritakan oleh Intisah, ia merasa sangat senang saat dokter menginformasikan bahwa ia mengandung bayi kembar. Namun, di tengah kabar bahagia itu Intisah mulai mencemaskan biaya yang dikeluarkan untuk menjaga kehamilannya lancar sampai dengan persalinan. Tanpa ragu ia pun menanyakan perihal biaya yang dikhawatirkannya.

"Rasa cemas saya hilang setelah dokter meyakinkan saya bahwa JKN-KIS akan menanggung biaya persalinan kedua bayi saya. Alhamdulillah saya merasa lega karena biaya untuk satu anak saja sudah mahal, apalagi dua anak. Apalagi kan dioperasi,” ungkap Intisah, Jumat (19/11). 

Dengan mempertimbangkan keamanan serta kesehatan ibu dan anak, dokter memutuskan untuk melakukan operasi caesar. Berbekal KIS yang didapatkan dari Pemerintah, Intisah memberanikan diri untuk dioperasi di RS Keluarga Sehat Pati. Intisah tidak merasakan adanya perbedaan layanan meskipun Ia terdaftar sebagai peserta PBI di kelas 3.

“Rasanya lega operasi berjalan lancar, bahkan saya tidak merasakan pelayanan yang dibeda-bedakan. Bersyukur sekali karena JKN-KIS saya bisa menjalani operasi tanpa perlu memikirkan biaya. Tidak terbayang berapa biaya caesar bagi kami,” tambahnya.

Pemerintah tidak hanya menanggung iuran JKN-KIS Intisah, tetapi juga termasuk keluarganya. Pengalaman baik yang dialami Intisah membuatnya merasa tenang. Sejak menerima JKN-KIS, Intisah tidak pernah lagi mengkhawatirkan biaya pengobatan bila keluarganya tiba-tiba sakit. Terlebih lagi pengalaman membuktikan bahwa JKN-KIS tidak hanya membiayai persalinannya, tetapi termasuk layanan kontrol pasca-kehamilan. Seluruh layanan tersebut pun dinilai sangat baik.

“Selama menjalani proses persalinan, bahkan kontrol pasca persalinan pun semuanya dijamin penuh BPJS Kesehatan. Pelayanan yang saya terima sangat baik. Terima kasih BPJS Kesehatan sudah membantu kami. Paling tidak di tengah perekonomian kami yang pas-pasan, biaya pelayanan kesehatan kami sudah dijamin dan tidak perlu memikirkan iuran bulanan,” ujar Intisah. (sw/lz)