Jakarta Barat, Jamkesnews – Memiliki tubuh yang sehat menjadi sebuah harapan besar bagi seluruh masyarakat Indonesia. Hal tersebut menyebabkan banyak masyarakat yang mulai berpikir untuk menyisihkan sebagian uangnya untuk memiliki jaminan kesehatan. Hanya saja, tak sedikit dari mereka yang merasa bahwa memiliki jaminan kesehatan adalah suatu prestige yang dirasa banyak merogoh kocek. Untuk menepis kegundahan atas jaminan pelayanan kesehatan negara hadir melalui program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Naufal Abdul Jabar (21) warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat merupakan salah satu peserta JKN-KIS yang turut merasakan pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Naufal merasa bahwa meski dirinya saat ini terhitung jarang sekali menggunakan JKN-KIS untuk berobat karena ia memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik, namun ia merasa JKN-KIS adalah satu hal yang penting dimiliki.

“Berkat JKN-KIS saya dapat mendapatkan perlindungan kesehatan ketika saya sakit. Meskipun pada dasarnya saya ini jarang sekali sakit tapi keluarga kami tetap selalu menyiapkan diri dengan JKN-KIS. Bagi saya penting jika sewaktu-waktu saya sakit dan membutuhkan perawatan di fasilitas kesehatan saya dan orang tua saya tidak perlu repot lagi memikirkan biaya” tukas Naufal.

Bukan hanya dirinya, seluruh anggota keluarga Naufal pun juga merupakan peserta JKN-KIS. Ia merasa dengan adanya JKN-KIS ada banyak sekali masyarakat yang merasa terbantu dengan biaya kesehatan. Terlebih lagi kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum usai hingga saat ini di mana ada banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan tapi tak luput dari kebutuhan memperoleh kesehatan yang layak.

“Bagi saya, memiliki JKN-KIS itu layaknya sedia payung sebelum hujan. Sekarang mungkin belum membutuhkan tapi nanti tidak ada yang tahu. Selain itu masyarakat tak mampu juga bisa mendaftarkan diri menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) jadi rasanya tidak perlu ragu lagi untuk masalah biaya. Kelasnya pun variatif jadi kalau membayar iuran dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing dan intinya semua dapat pelayanan kesehatan," tambah Naufal.

Di akhir pertemuannya, dirinya berharap bahwa Program JKN-KIS akan terus berkelanjutan dan memberikan jutaan manfaat bagi masyarakat Indonesia, sehingga kesehatan mereka dapat terjamin dan dimudahkan dalam mengakses pelayanan kesehatan. (DA/rc)