Denpasar, Jamkesnews – Bekerja di salah satu media di Kota Denpasar, membuat Ayu Eka Agustini (36) bersyukur dirinya telah didaftarkan oleh perusahaannya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 2. Sebagai seorang wartawan yang memiliki mobilitas yang tinggi, menuntut Eka harus memiliki kondisi tubuh yang sehat dengan ditambah perlindungan jaminan kesehatan.

Ditemui saat sedang bertugas, Eka menyebut Program JKN-KIS telah memberikan kesan positif bagi dirinya saat mengakses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tempat ia terdaftar. Kala itu, ia memanfaatkan kartu kepesertaan JKN-KISnya untuk mengobati penyakit gigi yang ia rasakan.

"Waktu itu pernah ngerasain nyeri di gusi dan gigi. Akhirnya, sayay memberanikan diri datang ke klinik untuk pengobatan. Sesampainya di dokter gigi, saya mendapatkan beberapa tindakan yang salah satunya adalah pembersihan karang gigi atau scaling gigi hingga diberikan beberapa obat dan semuanya tidak dikenakan biaya berkat JKN-KIS,” ujar Eka.

Eka juga mengaku bahwa selama dirinya mendapatkan pelayanan di klinik, ia tidak merasakan adanya perbedaan pelayanan terhadap dirinya maupun pasien umum lainnya.

"Semua dilayani sama baiknya. Antara pasien umum dengan pasien JKN-KIS, semua dilayani dengan baik. Saya tidak merasakan adanya diskriminasi pelayanan dengan pasien umum lainnya," tambah Eka.

Selain itu, tak lupa, Eka juga mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan yang terus mengembangkan inovasi pelayanan digitalnya untuk selalu memberikan kemudahan bagi peserta dalam mendapatkan pelayanan. Adanya layanan melalui aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) dan BPJS Kesehatan Care Center 165 membuat peserta JKN-KIS sudah tidaj perlu datang ke kantor cabang untuk mengurus kepesertaan JKN-KISnya.

“Dengan kemudahan dan manfaat yang luar biasa dari Program JKN-KIS, sepertinya sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak menjadi peserta JKN-KIS demi kebaikan diri sendiri,” jelas Eka.

Di akhir wawancara, Eka menyampaikan harapannya terhadap Program JKN-KIS. Ia berharap Program JKN-KIS akan terus berkesinambungan yang diikuti pula dengan inovasi-inovasinya untuk memudahkan peserta dalam mengakses pelayanan kesehatan. (dh/ek)