Tondano, Jamkesnews - Rizky Robby (21) seorang mahasiswa jurusan pendidikan ekonomi Universitas Negeri Manado (UNIMA) yang terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kelurahan Buku Selatan, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara. Rizky sangat bersyukur bisa sembuh dari penyakit tipes yang sempat dideritanya berkat Program JKN-KIS tanpa mengeluarkan biaya sama sekali.

Sebagai seorang mahasiswa dengan aktifitas yang padat serta harus tinggal jauh dari orang tua, Rizky mengakui pola makan dan dan pola tidur yang dia alami memang sangat tidak beraturan.

“Selama menjadi mahasiswa di UNIMA, sejak awal masuk perkuliahan dan menjadi anak kosan, saya akui memang pola makan dan tidur saya sangat tidak beraturan, kadang jika keasikan mengerjakan tugas kuliah saya bisa lupa waktu dan menunda untuk makan. Untung saya punya kartu JKN yang dapat mnyelamatkan saya ketika sakit,” tutur Rizky.

Selanjtnya Rizky menceritakan pengalamanya ketika menggunakan kartu JKN saat dirinya menderita penyakit tipes dan diharuskan untuk rawat inap di rumah sakit.

“Waktu itu saya sedang tidur di kos, ketika bangun saya merasa pusing dan mual. Saya pun pergi mencari makanan, tapi bukannya membaik malahan kepala dan perut saya terasa lebih sakit. Sehingga teman-teman membawa saya ke Puskesmas terdekat untuk memeriksa keadaan saya. Ternyata saya di rujuk untuk rawat inap di rumah sakit dan di diagnosa menderita penyakit tipes,” cerita Rizky.

Rizky juga mengaku, selama melakukan pemeriksaan dan perawatan ke fasilitas kesehatan tempatnya terdaftar, Rizky selalu mendapatkan pelayanan yang baik dan cepat.

“Alhamdulillah, karena saya dan orang tua saya sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan, selain itu pelayanan yang diberikan kepada saya dan orang tua saya juga sangat cepat,” ungkap Rizky.

Di akhir pembicaraan, Rizky menyampaikan pentingnya menjadi peserta Program JKN-KIS. Riszky juga berharap agar Program JKN-KIS dapat terus berjalan sehingga semua orang dapat terbantu dan merasakan manfaatnya.

“Saya baru sadar ketika saya sakit, bahwa mengikuti Program JKN-KIS itu sangat penting untuk menopang perekonomian dalam perawatan. Saya juga sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan pemerintah untuk Program JKN-KIS ini. Semoga Program JKN-KIS terus berjalan sehingga dapat dirasakan oleh semua masyarakat,” tutup Rizky. (Ib/an)