Tolitoli, Jamkesnews – Wisye Paoki (72) merupakan  seorang pensiunan PNS yang tinggal di Jalan Tadulako, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. Wisye sangat bersemangat menceritakan pengalamannya selama menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) saat ditemui usai melakukan pemeriksaan di Puskesmas Kota Tolitoli.

Wisye mengatakan, dirinya sudah 40 tahun terakhir menderita penyakit hipertensi yang mengharuskan dirinya rutin kontrol ke Puskesmas Kota Tolitoli setiap bulannya. Dia sangat bersyukur telah terdaftar sebagai peserta Program Rujuk Balik (PRB) sehingga memudahkan dirinya untuk kontrol rutin dan mendapatkan obat.

PRB merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada penderita penyakit kronis dengan kondisi stabil dan masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan jangka panjang yang dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atas rekomendasi/rujukan dari dokter spesialis/sub spesialis yang merawat. Terdapat 9 jenis penyakit yang masuk program ini yaitu Diabetes Melitus, hipertensi, jantung, asma, PPOK, Epilepsi, gangguan kesehatan jiwa kronik, stroke dan SLE.

“Puji Tuhan, selama saya memanfaatkan layanan JKN-KIS di Puskesmas ataupun di rumah sakit, semua lanca-lancar saja, yang penting mengikuti prosedur. Saya kadang membayangkan, jika harus membayar tunai biaya pengobatan yang sudah saya dapatkan selama ini, pasti harta benda saya akan habis terjual,” cerita Wisye.

Wisye juga mengungkapkan untuk mengontrol hipertensinya dirinya telah membatasi untuk memakan makanan yang bersantan, rutin olahraga dengan berjalan kaki setiap pagi dan juga rutin minum obat.

“Dimasa tua ini, saya tidak ingin membebani anak-anak saya sehingga saya selalu berusaha agar hipertensi saya bisa terkontrol. Saya juga tidak khawatir masalah biaya untuk kontrol ke dokter dan juga untuk membeli obat karena semua ditanggung oleh Program JKN-KIS. Terima kasih banyak BPJS Kesehatan, semoga semakin banyak orang yang sehat berkat program JKN-KIS,” tutup Wisye. (tm/nh)