Mamuju, Jamkesnews – Kisah ini datang dari salah satu warga di Desa Salleto Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju yang sudah merasakan manfaat Program JKN-KIS, Ummi Hani (41). Ia adalah salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Pemkab Mamuju. Walaupun sebagai PNS, Ummi sebelumnya juga pernah mendapatkan bantuan asuransi kesehatan dari pemerintah pusat sebagai masyarakat yang kurang mampu.

“Saya dulu pernah terdaftar sebagai peserta Jamkesmas bantuan dari pemerintah sebelum adanya BPJS Kesehatan, jadi sebenarnya saya telah merasakan manfaat asuransi kesehatan ini semenjak saya menjadi PNS,” tuturnya, Selasa (05/10).

Ia juga menceritakan pengalamannya saat mengalami kecelakaan tunggal dan saat anaknya mengalami diare, dan dapat tertolong dengan kartu JKN-KIS.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, karena setelah saya kecelakaan itu tidak ada bayar sama sekali, bahkan sampai biaya administrasi dan obat pun saya tidak bayar sepeser pun,” ungkap Ummi.

Lebih lanjut ia bercerita terkait anaknya yang diare. Meskipun sakit di malam hari pun ternyata kartu JKN-KIS dapat digunakan kapan pun.

“Waktu itu di malam hari tiba-tiba anak saya diare yang sampai lemas dan kehilangan banyak cairan. Tidak pikir lama langsung saya bawa ke rumah sakit dan akhirnya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan sampai sembuh,” katanya.

Ummi menyampaikan harapannya terhadap Program JKN-KIS agar selalu ada sebagai pendamping masyarakat di kala kesehatan terganggu, sehingga dengan begitu masyarakat akan mendapatkan jaminan kesehatan sebagai kebutuhan dasar. (AD/af)