Polewali, Jamkesnews - Di tengah pandemi Covid-19, pelayanan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tetap melaksanakan layanan kesehatan primer kepada masyarakat. Begitu halnya dengan Klinik Manding yang tidak semata-mata melayani pasien di klinik, namun mereka melakukan pelayanan kunjungan rumah atau istilahnya homecare.

Ditemui di salah satu rumah penduduk, petugas Klinik Manding yang sekaligus penanggung jawab apotek, Nurlaela mengungkapkan bahwa kegiatannya kali ini adalah mengantarkan obat serta memberikan penjelasan kepada pasien dari rumah ke rumah.

“Karena ternyata selama pandemi, kunjungan peserta JKN-KIS ke Klinik Manding sempat menurun. Utamanya pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang tidak datang lagi mengambil obat lanjutan. Jadi kami hadir langsung dari rumah ke rumah,” ungkap Nurlaelah, Senin (27/09).

Nurlaelah mengatakan, melihat kunjungan peserta Prolanis ke klinik menurun drastis, maka petugas di Klinik Manding mencoba menelusuri alamat mereka dan menanyakan apa penyebab tidak pernah berkunjung ke klinik untuk melakukan pemeriksaan sehingga tidak lagi mendapatkan obat lanjutannya.

“Ternyata ada beberapa alasan, di antaranya takut ke klinik dan ada juga memang tidak bisa berkunjung karena sudah tua, tidak ada yang mengantar. Tetapi yang disyukuri adalah setelah dilakukan kunjungan ke rumah peserta Prolanis yang sempat terhenti pengobatannya, mereka mengaku merasa senang karena kami sebagai petugas klinik memberikan pelayanan dengan cara kunjungan ke rumah-rumah mereka,” jelasnya.

Nurlaelah juga mengungkapkan bahwa petugas kesehatan memang perlu terjun dari rumah ke rumah terutama saat pandemi saat ini.

“Dengan demikian untuk melayani pasien utamanya peserta JKN-KIS, kita jangan hanya menunggu di klinik saja. Akan tetapi kita harus turun ke lapangan karena tidak semua bisa berkunjung ke klinik karena ada beberapa alasan. Misalnya, tidak mampu berkunjung atau mereka tidak mengetahui prosedurnya dan bahkan memang ada yang sudah tua sehingga tidak ada lagi keluarganya yang bisa mengantar ke klinik. Untuk itu kita sendiri sebagai petugas kesehatan harus menemui mereka terlebih dahulu,” ujarnya.