Jombang, Jamkesnews - Dalam keadaan hidup yang sederhana akan tetap merasa bahagia apabila pandai bersyukur, Surtini (54) merupakan peserta dari segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU), merasa bersyukur sekali telah memanfaatkan kartu JKN-KIS. Awalnya ia merasakan perutnya semakin membesar dan merasakan berat badan semakin berat bahkan untuk jalanpun susah.

“Dengan di bantu keluarga, saya dilarikan ke IGD Rumah Rumah Sakit Pelengkap Medical Center Jombang. Tenaga medis dengan cekatan langsung menangani saya. Proses administrasi pun sangat mudah dan kartu JKN-KIS selalu aku bawa. Setelah dilakukan pemeriksaan dan  dilakukan rontgen  serta  usg hasil visumnya adalah Kolesistis. Tak terbayangkan waktu itu, dengan biaya rawat inap dan tindakan  yang sangat mahal,” ungkap Sunarti.

Kolesistitis adalah peradangan yang terjadi pada kantong empedu. Kantong empedu merupakan organ tempat penyimpanan cairan empedu, yaitu cairan yang berperan penting dalam pencernaan lemak di dalam tubuh.

“Alhamdulillah, selama 5 hari menginap keadaan saya mulai membaik dan dari dokter menyarankan untuk tidak operasi karena masih bisa di obati. Tidak bisa dibayangkan jika sampai saat ini tidak mendaftar JKN-KIS dan saya harus mengeluarkan biaya sendiri,“ ungkapnya.

Ibu yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga  ini,  mengapresiasi pelayanan yang didapatnya selama ini walaupun belum pulang. Menurutnya, fasilitas yang diterimanya tak ada beda dengan pasien umum: ruangan kamar yang bersih, tenaga medis kesehatan yang ramah dan pelayanan yang baik.

“Kondisi saya berangsur semakin membaik dan sangat bersyukur telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ini merupakan  kartu sakti menjalani pengobatan saya yang berbiaya mahal,” tutur Sunarti.

Berbekal pengalaman yang sudah memanfatkan JKN-KIS, saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendaftarkan diri di Program JKN-KIS ini. Ia juga menghimbau peserta untuk selalu tepat waktu dalam membayar iurannya agar suatu saat kalau sakit, kartu bisa langsung digunakan.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS. Semoga program ini tetap berlangsung, karena banyak membantu masyarakat terutama bagi kalangan menengah ke bawah dan bisa tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutupnya (ar/gy)