Buton Utara, Jamkesnews – Kelahiran anak dalam suatu keluarga merupakan kebahagiaan bagi setiap orang tua sehingga mempersiapkan diri dengan jaminan kesehatan merupakan hal yang penting. Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terbukti telah membantu para keluarga dalam kemudahan bersalin tanpa mengeluarkan biaya.

Elti Ayadi (21) merupakan salah satu peserta JKN-KIS dari segmen peserta yang dibayarkan oleh Pemerintah Daerah (PD-Pemda) Kabupaten Buton Utara. Ia menceritakan pengalamannya menggunakan kartu JKN-KIS saat melakukan persalinan anak keduanya.

Awalnya ia selalu rutin memeriksakan kandungannya di bidan pada Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Mata yang merupakan jaringan pelayanan Puskesmas Kambowa yang membantu melaksanakan kegiatan yang dilakukan Puskesmas untuk wilayah Desa Mata. Terdapat satu bidan pada Pustu tersebut dan menjadi tempat konsultasi para ibu-ibu hamil yang ada di desa.

“Berkat adanya bidan yang ada di desa, saya jadi selalu rutin memeriksakan kandungan saya ke Pustu, sehingga bisa mengurangi kontak dengan orang banyak untuk menghindari terpapar Covid-19,” ucap warga Desa Mata, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara ini kepada Jamkesnews, Senin (01/03)

Selain karena pandemi Covid-19, jarak yang cukup jauh dan kondisi jalan yang kurang bagus untuk ke Puskesmas yang ada di kecamatan membuat ia memilih untuk melakukan persalinan anak keduanya pada bidan Pustu.

“Rencana ingin melakukan persalinan ke Puskesmas Kambowa, tetapi karena sudah masuk pembukaan sepuluh pada subuh jam 02.00 WITA, waktu sudah tak memungkinkan dengan jarak dan kondisi yang ada, jadi saya dibawa ke bidan yang ada di pustu. Saya sempat terpikir akan biaya persalinan ini. Untungnya saya memiliki kartu JKN-KIS dan bidan pun menyampaikan untuk biaya persalinan tidak ada, semua gratis alhamdulillah,” tambahnya.

Elti berharap program ini akan tetap terus ada, karena akan sangat membantu masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih dan berharap Program JKN-KIS ini akan terus ada karena dengan program ini segala kekhawatiran terkait jaminan kesehatan terselesaikan," tuturnya.