Surabaya, Jamkesnews – Perlu diketahui, Peserta dapat dilayani dimanapun untuk kasus emergency. Ini merupakan amanah dari UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan yang  mewajibkan fasilitas kesehatan untuk mengutamakan penyelamatan nyawa pasien dan tidak boleh meminta uang muka. Ni’matul Fadhilah (22) telah merasakan manfaatnya ketika ia melakukan persalinan anak pertamanya.

Ni’matul Fadhilah  adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) yang terdaftar melalui segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Daerah Kabupaten Pacitan. Ia dan orang tuanya sendiri merupakan warga Desa Ngumbul, Tulakan Pacitan Jawa Timur, namun setelah menikah ia sering mengunjungi suaminya yang tinggal dan bekerja di Kota Surabaya sembari mengurus proses kepindahan domisilinya untuk mengikuti tempat tinggal sang suami.

“Sebelumnya saya ragu bisa tidak untuk digunakan ketika berada diluar daerah, apalagi ini untuk pertama kalinya dan saya sedang dalam kondisi hamil yang sewaktu – waktu bisa membutuhkan pertolongan. Tetapi saya diterima baik ketika harus memeriksakan kehamilan di Puskesmas Keputih Kota Surabaya, fasilitas kesehatan terdekat dari rumah suami saya,” ujar Ni’mah.

Kehamilan anak pertama menjadi awal proses menjalani program Kesehatan Ibu & Anak (KIA) melalui perawatan dan memeriksakan kehamilan setiap bulan. Ni’mah pun mengaku beberapa kali memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Keputih dengan lancar, tanpa dipungut biaya apapun.

“Pagi itu saya merasakan kontraksi yang mengarah kepada tanda-tanda melahirkan. Saat itu juga saya langsung diantar mertua dan suami ke Puskesmas Keputih. Dengan hanya berbekal KIS saya diterima dengan baik oleh perawat dan bidan yang bertugas,” tutur Ni’mah.

Hari itu Ni’mah menjalani persalinan normal dengan lancar. Menurut pengakuannya ia pun tidak mengalami kesulitan berarti. Bayinya yang diberi nama Afifah Ayu Nimas Santoso lahir dengan kondisi sehat. Ia pun langsung mendaftarkan bayinya menjadi peserta JKN – KIS dengan bantuan pihak Puskesmas.

“Ternyata semua yang pernah saya dengar tentang buruknya pelayanan BPJS Kesehatan itu tidak benar adanya. Peserta JKN – KIS dilayani dengan baik dimanapun ketika membutuhkan pelayanan. Yang penting prosesnya sesuai dengan alur pelayanan, semua pun tidak dipungut biaya alias gratis,” tutup Ni’mah. (ar/ws)