Sampit, Jamkesnews - Sebagai penderita Hipertensi yang memang harus rutin untuk mengonsumsi obat agar tidak terjadi komplikasi, Iskandar (63) bersyukur bisa terdaftar kedalam program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) BPJS Kesehatan. Berkat terdaftar dalam program Prolanis BPJS Kesehatan, Iskandar merasa kesehatannya menjadi lebih terpantau dan tetap bisa melakukan aktivitas sehari-hari dimasa tua tanpa terkendala.

Saat ditemui Tim Jamkesnews pada Kamis, (18/02) Iskandar menyampaikan bahwa dirinya telah terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) saat dirinya masih berstatus sebagai Pegawai Negeri. Meskipun dirinya memanfaatkan kartu tersebut lebih banyak setelah pensiun, Iskandar sangat bersyukur bisa terdaftar dan tergabung dalam Prolanis BPJS Kesehatan.

“Banyak hal yang didapatkan sejak saya terdaftar ke dalam program Prolanis Hipertensi, mulai dari pengobatan dan kontrol rutin, edukasi kesehatan oleh dokter dan juga pemeriksaan rutin 6 bulanan yang semua bisa saya dapatkan tanpa harus memngeluarkan biaya sama sekali, semua ditanggung oleh BPJS Kesehatan”, Tutur Iskandar.

Selain itu Iskandar juga mengungkapkan dengan tergabungnya ke dalam Program Prlonis BPJS Kesehatan, dirinya juga bisa sharing terkait dengan pengalaman, pengobatan dan banyak hal terkait dengan Hipertensi kepada sesama anggota Prolanis tempat dirinya terdaftar. Hal tersebut membuat dirinya mempunyai tekad untuk sehat, agar bisa berkumpul dengan keluarga dan juga rekan-rekan sesama anggota Prolanis khususnya yang mempunyai riwayat Hipertensi.

Menurut Iskandar apabila kita sudah didiagnosa sakit yg membutuhkan pengobatan rutin itu bukan akhir dari segalanya, semua tergantung pada diri masing-masing.

"Asal kita selalu optimis dan semangat untuk sembuh dan  menjalankan pola hidup sehat dan juga tetap dengan mematuhi ketentuan/saran yang diberikan oleh dokter bukan tidak mungkin kita akan terhindar dari yang namanya komplikasi," ujar Iskandar

Iskandar juga sangat mengapresiasi pelayanan program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan dimana dimasa pandemi covid-19 yang melanda Indonesa tidak membuat layanan kesehatan yang diberikan berkurang sama-sekali. Menurut Iskandar semua pelayanan tetap dilakukan dengan baik dan tentunya tetap dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Iskandar juga menyampaikan harapannya agar Program Prolanis bisa terus ada sehingga kesehatannya bisa selalu terpantau dan bisa menikmati masa pensiunnya. (KA/tr)

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI