Bojonegoro, Jamkesnews – Kiswati (54) adalah seorang guru di salah satu wilayah Kabupaten Bojonegoro tepatnya di SMP Negeri 1 Kasiman Bojonegoro. Kiswati tidak mengenal kata lelah untuk menghadapi anak didiknya. Berbekal jiwa kesabarannya ini Kiswati selalu mengedepankan kesehatan anak – anak didiknya. Menurutnya, anak – anak akan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas dan berguna. Kiswati berprinsip untuk membiasakan hidup sehat tersebut berawal dari diri sendiri terlebih dahulu.

Kiswati seringkali menuturkan bahwa dia sangat menyadari pentingnya menjaga kesehatan. Salah satu buktinya adalah dengan mengikuti Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari Pemerintah yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Kiswati mengakui usianya yang sudah tidak muda lagi, sehingga dia khawatir ketika nanti sakit harus mengeluarkan biaya yang banyak untuk perawatan dan pengobatan.

“Sakit itu tidak ada yang tahu kapan datangnya makanya saya ikut asuransi kesehatan dari pemerintah ini yaitu BPJS Kesehatan agar tidak bingung lagi kalau sewaktu–waktu saya sakit. Sebenarnya saya sudah ikut dari dulu semenjak jaman PT ASKES sampai sekarang kartu saya sudah menjadi kartu JKN-KIS,” ucap Kiswati.

Kiswati juga tidak jarang mendengar bahwa ada yang menuturkan mengikuti Program JKN ini adalah kerugian besar karena merasa harus membayar iuran terus–menerus namun tidak pernah sakit sehingga kartu tidak digunakan. Bahkan masih banyak diluar sana yang mempunyai pendapat bahwa menjadi peserta BPJS Kesehatan berarti berharap untuk sakit. Namun hal tersebut diatas tidak menjadi penghalang Kiswati untuk mengikuti Program JKN-KIS. Kiswati sangat ikhlas penghasilannya dipotong untuk membayar iuran setiap bulannya.

“Kenapa saya percaya BPJS kesehatan karena saya merasa tenang sudah punya payung kesehatan. Kita harus selalu menjaga kesehatan. Terlebih lagi saya adalah seorang ibu dan seorang guru jadi saya harus sehat,” tegas wanita kelahiran Bojonegoro ini.

Kiswati berharap BPJS Kesehatan tetap dapat tumbuh menjadi instansi yang prima dalam menyelenggarakan jaminan kesehatan khususnya kepada masyarakat yang kurang mampu dan yang membutuhkan pertolongan dalam bidang kesehatan. (ar/wr)

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI