Banyuwangi, Jamkesnews - Merawat orang tua khususnya ibu adalah kewajiban seorang anak dan akan menjadi sebuah tindakan yang sangat terpuji. Seperti Setyo Waluyo (53) warga Ringinsari, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Ia selalu merawat ibunya yang berusia 84 tahun dan tinggal satu rumah dengannya. Ibunya memiliki riwayat darah tinggi dan harus selalu terkontrol, agar kondisinya bisa terus stabil.

“Ibu saya sekarang usianya udah  84 tahun, dia punya darah tinggi, jadi harus selalu kontrol ke Puskesmas dan rumah sakit agar kondisinya bisa stabil terus,” ujar Setyo.

Saat itu, ibunya harus melakukan perawatan di Rumah Sakit Pesanggaran Banyuwangi karena darah tingginya kambuh lagi. Beruntung, ibunya terdaftar peserta JKN-KIS dari segmen penerima pensiun TNI. Sehingga, pengobatannya sudah ditanggung sepenuhnya oleh JKN-KIS.

“Pernah saat itu ibu saya harus dibawa ke Rumah Sakit Pesanggaran yang deket rumah, dulu kan kartunya masih yang kuning (ASKES), saya kira tidak bisa, ternyata masih aktif dan bisa digunakan. Alhamdulillah, jadinya tidak ada biaya apapun untuk pengobatan ibu saya,” pungkasnya.

Ia bercerita, bahwa ibunya adalah istri dari seorang pensiunan TNI, sehingga untuk kepesertaanya itu adalah tanggungan dari suaminya. Untuk kondisinya sendiri, saat ini ibunya sangat sehat dan bisa berkativitas seperti biasanya.

“Bapak saya kan dulu TNI, ibu ini dapet JKN-KIS nya dari tanggungan bapak, jadi kartunya alhamdulillah masih aktif sampai sekarang. Untuk saat ini alhamdulillah ibu saya sehat terus,” kata Setyo.

Setyo mengungkapkan, dengan adanya JKN-KIS ini, ia merasa tidak khawatir akan kesehatan ibunya. Bahkan, ia merasa sangat senang sekali kalau ibunya itu sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Saya senang sekali dan tidak khawatir untuk biaya kalau suatu saat ibu saya harus mendapatkan penanganan di rumah sakit, soalnya sudah didaftarkan JKN-KIS,” ungkap Setyo.

Ia menuturkan, bahwa program JKN-KIS ini adalah program yang hebat dan sangat membantu masyarakat. Ucapan terima kasih juga ia lontarkan untuk BPJS Kesehatan selaku penyelenggara program JKN-KIS karena sudah membantu pengobatan ibunya. Selain itu, ia juga berharap bahwa program ini bisa terus berjalan, sehingga bisa menolong semua masyarakat Indonesia yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Program ini menurut saya sangat hebat ya, soalnya bisa membantu yang membutuhkan berapapun biayanya. Terima kasih juga karena ibu saya sudah ditanggung JKN-KIS buat pengobatannya. Semoga, program ini terus ada dan jalan terus,” tuturnya. (ar/dd)