Banjar, Jamkesnews – Memasuki usia lanjut, daya tahan tubuh semakin lama akan semakin rendah. Hal tersebut juga berakibat tubuh akan lebih mudah terserang dengan berbagai macam penyakit, salah satunya tak luput juga penyakit mata.

Penyakit mata karatak merupakan jenis penyakit mata yang menyerang lensa mata, yaitu bagian transparan di belakang pupil mata. Lensa mata sendiri memiliki fungsi untuk memfokuskan cahaya yang masuk melalui mata ke retina sehingga objek bisa terlihat dengan jelas. Proses tersebut yang dirasakan oleh pengindap mata katarak.

Program JKN-KIS kini menemani peserta yang akan melakukan operasi mata katarak. Neneng Ratna (56), seorang ibu rumah tangga yang mengidap mata katarak setelah berbulan-bulan. Kini Neneng yang merupakan peserta JKN-KIS telah melakukan operasi katarak dengan semua biaya dijamin oleh BPJS Kesehatan.

“Saya mengidap mata katarak sudah cukup lama. Saya awalnya tidak ingin melakukan operasi katarak karena beberapa alasan dan pastinya karena biaya yang pasti cukup mahal untuk melakukan tindakan operasi. Tetapi saya menjadi lebih yakin setelah mengetahui bahwa BPJS Kesehatan dapat menjamin seluruh biaya operasi mata katarak, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan operasi mata katarak di RSUD Kota Banjar pada bulan Oktober 2020 lalu,“ ujarnya, Senin (25/01).

Sebagai peserta JKN-KIS, Neneng tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun untuk dapat menerima tindakan operasi mata katarak ini. Karena, mulai dari pemeriksaan hingga tindakan operasi katarak seluruh ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Dari pemeriksaan sampai saya harus melakukan operasi mata katarak, seluruh biayanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Saya sangat beruntung dapat melakukan operasi mata katarak tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Alhamdulillah, saya kini telah sembuh dari mata katarak dan kini saya dapat lebih bebas untuk beraktivitas lagi,“ imbuhnya.

Di akhir pertemuannya, Neneng mengucapkan terimakasihnya kepada BPJS Kesehatan karena telah menyediakan layanan kesehatan yang baik dan menjamin seluruh biaya operasinya. Neneng berpesan untuk seluruh masyarakat Indonesia yang belum menjadi bagian dari Peserta JKN-KIS, bahwa saat tua nanti kita tidak tahu apakah penyakit akan menghampiri kita, tapi dengan Program JKN-KIS penyakit seluruhya akan dijamin oleh BPJS Kesehatan. (BS/pt)