Serang, Jamkesnews - Muhrod (35), warga Kampung Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kelurahan Taman Baru Kota Serang yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) menceritakan bagaimana program tersebut telah membantu keluarga kecilnya.

Muhrod menceritakan kisahnya saat menemani sang istri, Qurotul Aeni (33) saat menjalani operasi caesar buah hati pertamanya pada tahun 2018. Dirinya merasa beruntung telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sehingga tak perlu lagi memikirkan biaya operasi saat itu.

"Awalnya mau lahiran, terus ke Puskesmas dekat rumah sempat rawat inap 2 hari, terus dirujuk ke rumah sakit 4 harian karena harus di operasi caesar. Siap tidak siap waktu itu karena tabungan hanya cukup untuk lahiran normal. Beruntung ada kartu KIS ini," ungkap Muhrod sambil menunjukkan kartunya.

Pria yang bekerja sebagai petugas keamanan itu mengungkapkan selama rawat inap 6 hari, dirinya tidak mengeluarkan biaya sepeser pun selama menjalani pelayanan karena semua sudah di jamin program JKN-KIS.

“Total rawat inap itu sampai 6 harian, dari Puskesmas berkas administrasi sudah disiapin oleh petugasnya, jadi pas di Rumah Sakit tinggal masukin ke UGD saja. Alhamdulillah semua lancar dan saya tidak sampai mengeluarkan biaya sedikitpun dari hasil tabungan saya,” jelas Muhrod dengan lega.

Ia pun mengungkapkan rasa terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena sudah membantu dirinya dan keluarganya.  Selain itu Muhrod juga menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini Ia dan Keluarga masih rutin menggunakan layanan JKN-KIS, terutama untuk kontrol kesehatan sang anak yang sudah genap berusia 2 tahun saat ini.

"Program seperti ini sangat membantu saya dan keluarga, saya berani memberi nilai 99 dari 100 untuk program ini karena manfaatnya begitu nyata dan terasa. Sampai sekarang pun saya masih rutin gunakan Kartu KIS ini untuk pengobatan anak saya ke Puskesmas,” tambah Muhrod.

Muhrod juga mengungkapkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh puskesmas dan rumah sakit sangat ramah dan professional, mulai dari perawat hingga dokternya semua sigap membantu. Muhrod berharap Program JKN-KIS makin maju tidak berhenti berinovasi karena sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat saat ini sehingga tidak sampai menguras tabungan jika ingin berobat nantinya. (FR/mj)