Asmat, Jamkesnews – Manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dirasakan sekali oleh Eva Yuliana Kelpitna (41). Menurutnya, Program JKN-KIS telah membantu dirinya selama proses pengobatan suaminya hingga saat ini.

“Saat itu, suami saya menjalani terapi pengobatan penyakit jantung di daerah, namun karena kondisi kesehatannya yang belum membaik suami saya mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) karena adanya penyempitan pembuluh darah jantung dan harus dioperasi. Saya merasa sangat bersyukur karena seluruh biaya operasi sepenuhnya ditanggung oleh Program JKN-KIS," ucap Eva kepada tim Jamkesnews, Jumat (16/10).

Peserta yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU-PN) tersebut mengutarakan proses pengobatan yang dialaminya selama di sana. Ia lega karena merasa mendapatkan pelayanan yang sangat baik, bahkan proses administrasi lancar dan tanpa kendala.

"Mulanya saya merasa khawatir akan ada biaya yang harus saya keluarkan, apalagi suami saya dioperasi dirumah sakit besar seperti RSCM ini. Alhamudillah, saya merasa sangat bersyukur karena proses operasi berjalan dengan lancar namun karena masih ada rasa penasaran akhirnya saya memberanikan diri untuk menanyakan kepada petugas rumah sakit mengenai biaya yang akan dibebankan. Setelah mendapatkan informasi dari salah satu petugas di rumah sakit ternyata semua biaya perawatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan karena memiliki kartu JKN-KIS,” ucapnya.

Eva sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan juga BPJS Kesehatan, ia tak menyangka akan sangat terbantu dengan menjadi peserta JKN-KIS.

“Ini adalah program mulia yang harus terus dijalankan karena saya yakin masih ada masyarkat diluar sana yang membutuhkan. Saya sangat bersyukur kondisi suami saya sudah membaik dan sudah mengatur pola hidup sehat agar penyakitnya dapat terkontrol dengan baik,” tutupnya. (TR/ar)