30 Jul 2020
  |  
Dilihat : 39 kali

Menjdi Peserta JKN-KIS Merupakan Berkah Tersendiri Bagi Aping

Narasumber : Yosefus Afrin Newar

Maumere, Jamkesnews – Peribahasa yang selalu terungkapkan sedia payung sebelum hujan, menjadi alasan Yosefus Afrin Newar (32) bersyukur menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), karena baginya sakit dan musibah tidak pernah dapat diprediksi. Apalagi, dirinya yang sat ini berkerja sebagai tenaga kebersihan, memiliki risiko tinggi untuk tertular atau mendapat penyakit yang disebabkan dari udara yang kurang baik untuk paru-parunya.

“Kita memang tidak pernah tau kapan penyakit itu akan datang dan menyerang kita. Apalagi, untuk kondisi dan profesi saya saat ini sebagai seorang tenaga kebersihan yang memiliki risiko tinggi untuk terkena polusi udara yang tidak bersih, memiliki jaminan kesehatan dirasa sangat penting ntuk berjaga-jaga,” ungkapnya.

Dirinya merasa bersyukur karena dengan pekerjaan sebagai tenaga kebersihan dan mendapat perlindungan jaminan kesehatan melalui Program JKN-KIS oleh perusahaan tempat dirinya bekerja. Aping sapaan akrabnya menceritakan sejak tahun 2014 sudah menjadi peserta Program JKN-KIS.

“Puji Tuhan, kartu yang saya pegang ini sudah selalu dalam kondisi aktif karena perusahaan kami telah membayar iuran secara rutin setiap bulan. Kalau hanya berharap dari gaji pun tidak akan cukup membiayai pelayanan kesehatan saat sakit apalagi banyak pengeluaran yang tidak terduga,” ungkap Aping sambil menunjukan Kartu Indonesia Sehat (KIS) miliknya.

Selain bangga dan bersykur telah memiliki jaminan kesehatan dari Program JKN-KIS, ia merasa iuran yang harus dibayarkan oleh karyawan relatif sangatlah kecil dari total gaji bila dibandingkan dengan pengeluaran sehari-hari apalagi biaya saat sakit. Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan keluarganya untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS. Dirinya pun berharap agar masyarakat sadar akan pentingnya menjadi peserta JKN-KIS karena sakit tidak ada yang bisa memprediksi kapan akan menimpa.

“Proteksi diri dengan menjadi peserta JKN-KIS sebelum sakit, jangan menunggu sakit terlebih dahulu baru ingat mendaftar. Untuk itu, mari kita semua sadar untuk menjaga kesehatan kita dan memberikan perlindungan teradap kesehatan kita melalui Program JKN-KIS ini,” pungkasnya

Ia pun berharap agar program ini tetap berjalan karena menurutnya banyakmasyarakat yang telah tertolong dengan adanya Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh pemerintah ini.

“Terima kasih kepada pemerintah yang telah menerapkan Program JKN-KIS, mari kita dukung bersama agar program ini semakin dipercaya masyarakat dan semakin dapat memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pendudu,” tutupnya. (SR/dh)