Lampung Selatan, Jamkesnews - Tri Oktaviani Anensa, warga Kabupaten Lampung Selatan yang selalu rutin membayar iuran JKN-KIS demi membantu sesama yang sedang sakit. Tri menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak awal tahun 2020 sebagai peserta mandiri kelas I. Menurut Tri, meskipun dirinya belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS miliknya, tapi dengan menjadi peserta JKN-KIS dia berharap dapat membantu dengan sesama yang lebih membutuhkan. Karena BPJS Kesehatan dengan programnya JKN-KIS mengusung rasa saling gotong-royong, yang sehat membantu yang sakit, dengan saling gotong royong semua dapat tertolong.

“Alhamdulillah saya rutin membayar iuran JKN-KIS setiap bulannya dan seluruh keluarga saya juga sudah menjadi peserta JKN-KIS, alasan keluarga saya rutin membayar iuran JKN-KIS meskipun jarang memanfaatkannya yaitu untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang sakit,” kata Tri.

Ia menyebut, sebagai Badan Hukum Publik yang memiliki tanggung jawab terhadap Jaminan Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pesertanya. Menurutnya, BPJS Kesehatan telah banyak memberikan manfaat kepada masyarakat, diantaranya untuk pengobatan penyakit ringan hingga keras, rawat jalan atau rawat inap.

“Pengobatan yang diberikan di setiap Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan rumah sakit tempat saya berobat memberikan pelayanan yang sangat baik, dan obatnya pun diberikan obat yang terbaik kepada saya,” ujarnya.

Tri sebagai peserta JKN-KIS yang rutin membayar iuran sangat berterima kasih dan semoga dapat banyak membantu orang disekitar yang pasti lebih membutuhkan, karena kita ketahui biaya untuk pengobatan untuk penyakit keras sangatlah mahal. Tri juga mengajak kepada seluruh peserta JKN-KIS untuk rutin membayar iuran tepat waktu,

“Dengan gotong royong dapat membantu saudara-saudara kita yang sedang sakit,” tambah Tri.

Hampir seluruh pasien di rumah sakit ternyata adalah peserta JKN-KIS, dari yang sakit typus, demam sampai ada yang cuci darah dan kemoterapi pun menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Manfaat dari Program JKN-KIS ini sangat besar, dan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pesertanya tanpa terkecuali. Semoga, Program JKN-KIS terus membantu masyarakat yang membutuhkannya (FR/md).