07 Jul 2020
  |  
Dilihat : 10575 kali

Hasan Terbebas Dari Biaya Pengobatan Berkat JKN-KIS

Narasumber : Hasan

Bima, Jamkesnews - Dukungan pemerintah terhadap program jaminan kesehatan ini terlihat cukup nyata dan memudahkan bagi masyarakat. Dengan kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) juga sebagai salah satu bukti bahwa pemerintah serius untuk memberikan jaminan sosial di bidang kesehatan kepada seluruh masyarakatnya. Apalagi bagi masyarakat yang tegolong tidak mampu, mereka bisa mendaftarkan dirinya sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Peserta yang termasuk ke dalam kepesertaan ini, iurannya dibayarkan langsung oleh pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah.

Salah satu peserta dari Program JKN-KIS segmen PBI, Hasan (75) warga Desa Sangia Sape Kabupaten Bima ini mengaku sangat mengandalkan keberadaan Program JKN-KIS. Saat ditemui tim Jamkesnews di kediamannya, ia menceritakan kisahnya mengandalkan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang membantunya hingga sehat seperti sekarang ini.

“Rezeki tidak hanya dalam bentuk uang tetapi bisa dalam bentuk lainnya. Seperti pemerintah yang telah memberikan kami sekeluarga KIS. Itu merupakan rezeki yang berlimpah, karena atas rezeki ini kami mendapatkan akses kemudahan untuk berobat. Tidak perlu memikirkan mahalnya biaya pengobatan,” ungkap Hasan Haru.

Hasan mengaku tidak pernah mengalami kendala saat berobat dengan menggunakan jaminan kesehatan dari Program JKN-KIS, baik saat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat ia terdaftar maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Saat dirinya mengalami sesak napas dan luka pada bagian lambung serta ususnya, ketika itu ia dilarikan ke Puskesmas Sape dan dirujuk menggunakan mmbulan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima. Kondisi inilah yang membuat kesehatan Hasan sangat bergantung kepada Program JKN-KIS.

“Kondisinya tidak terduga, benar memang keadaan sakit bisa datang kapan saja, untungnya ada KIS yang selalu saya bawa. Saya bersyukur walaupun dalam keadaan yang tidak bisa bekerja dan tidak ada penghasilan sama sekali, namun Program JKN-KIS menanggung semua biaya pengobatan saya dan saya merasa terselamatkan” lanjutnya.

Mengaku sangat bersyukur atas adanya Program JKN-KIS ini, tak lupa Hasan mengutarakan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan dan seluruh pihak yang membantu menyukseskan program tersebut sehingga ia dan masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan pelayanan Program JKN-KIS sebagai jaminan kesehatan dengan tetap menjaga pola hidup sehat. (dh/ic)