02 Jul 2020
  |  
Dilihat : 9992 kali

Walau Rutin Bayar Iuran, Fina Berharap Tak Gunakan JKN-KIS

Narasumber : Afina Friyasyfa

Selong, Jamkesnews – Manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah dirasakan hampir seluruh masyarakat Indonesia. Tidak terkecuali, manfaat ini dirasakan oleh seluruh kalangan baik kalangan tua hingga muda. Sehingga tidak jarang orang ketika ditanyai mengenai asuransi kesehatan pasti akan menyebutkan BPJS Kesehatan atau JKN-KIS. Manfaat yang begitu banyak yang dirasakan oleh pengguna kartu JKN-KIS, sehingga banyak dukungan untuk program ini.

Seperti halnya gadis cantik yang berasal dari Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Afina Fridayasyfa (27). Saat ditemui oleh tim Jamkesnews, ia memberikan dukungannya terhadap Program JKN-KIS. Fina begitu sapaannya mengatakan dukungannya terhadap Program JKN-KIS.

“Saya telah menjadi Peserta JKN-KIS sejak Tahun 2016, menurut saya Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini sangat baik karena membantu semua kalangan,” ujar Fina.

Gadis cantik ini juga menuturkan bahwa datangnya sakit tidak ada yang tahu dan tentunya semua orang tidak menginginkan untuk jatuh sakit, tetapi dengan adanya Program JKN-KIS dirinya merasa terlindungi karena ada yang menjamin ketika sakit.

Fina yang saat ini bekerja di salah satu bank swasta di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan iuran yang dipotong dari gajinya setiap bulan. Walaupun ia telah menjadi peserta JKN-KIS, Fina bercerita bahwa ia belum pernah menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Allhamdulillah belum pernah menggunakannya, masih diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” ujar Fina.

Gadis cantik ini juga mengaku selalu menjaga pola makan agar tubuhnya tetap sehat dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan olahraga yang rutin, meskipun ia rutin membayar iuran JKN-KIS, ia tidak berharap untuk bisa menggunakannya.

“Iya, tidak kenapa, dengan tidak menggunakannya, saya bisa menolong orang yang membutuhkan biaya pelayanan kesehatan. Semoga Program JKN-KIS bisa membantu masyarakat yang kurang mampu lebih banyak lagi dan Program JKN-KIS ini tetap ada,” tuturnya. (dh/ay)