02 Jul 2020
  |  
Dilihat : 13358 kali

Andika : JKN-KIS Keren dan Mantap

Narasumber : Andika

Selong, Jamkesnews – Jika kita bertanya mengenai asuransi kesehatan pasti sebagian besar masyarakat akan mengatakan BPJS Kesehatan atau Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu  Indonesia Sehat (JKN-KIS). Program JKN-KIS dengan kartu yang berwarna dominan hijau dan putih ini begitu familiar dengan masyarakat Indonesia, karena hampir seluruh masyarakat Indonesia tercatat sebagai peserta dan pengguna dari kartu putih dan hijau itu.

Dilansir dari website resmi BPJS Kesehatan pada laman www.bpjs-kesehatan.go.id kepesertaan Program JKN-KIS per 31 Mei 2020 telah mencapai 220.687.267 jiwa. Jumlah kepesertaan jaminan sosial yang sangat besar, untuk itu tidak heran jika banyak orang yang telah merasakan manfaat dari Program JKN-KIS ini. Seperti halnya yang dirasakan oleh salah satu warga Lombok Timur provinsi Nusa Tenggara Barat Andika, pemuda yang berusia 22 tahun ini telah menjadi peserta JKN-KIS sejak tahun 2014 dan sudah merasakan manfaat dari kartu hijau-putih ini.

Saat dikonfirmasi oleh tim Jamkesnews, Andika mengatakan bahwa ia bersyukur menjadi peserta JKN-KIS karena JKN–KIS telah banyak membantunya untuk biaya kesehatan.

“Saya sudah menjadi Peserta JKN-KIS sejak tahun 2014 dan terhitung sebagai pengguna JKN-KIS yang aktif menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) ini,” cerita Andika.

Ia bercerita bahwa dirinya sring memanfaatkan kartu kepesertaan JKN-KIS miliknya. hanya bermodalkan kartu JKN-KIS miliknya, ia bisa mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan, baik di Puskesmas hingga rumah sakit. Kala itu, ia mengatakan pernah menggunakannya untuk mengobati kondisi perutnya yang sakit hingga tidak mampu untuk berjalan.

“Sering sekali saya menggunakan kartu JKN-KIS. Saya merasa sangat terbantu dalam masalah berobat. Saya ingat betul saat itu saya mengalami sakit pada perut saya, sangat sakit sekali sampai saya tidak bisa berjalan dan ulu hati saya juga terasa sakit. Kemudian saya langsung berobat ke puskesmas dan langsung ditangani di sana,” cerita Andika.

Andika juga bercerita bahwa selama ia menggunakan JKN-KIS, dirinya tidak merasakan pelayanan yang ribet dan tidak ada administrasi yang ia bayar ketika berobat menggunakan JKN-KIS.

“Mantap dan keren dah pokoknya JKN-KIS,” ujarnya.

Andika juga menyampaikan harapannya dan berdoa agar Program JKN-KIS terus ada karena tanpa JKN-KIS ia tidak tahu akan berobat menggunakan apa. (dh/ay)