30 Jun 2020
  |  
Dilihat : 4824 kali

JKN-KIS Hapus Kekhawatiran Istri Veteran Akan Biaya Berobat

Narasumber : Misri Hany

Tarakan, Jamkesnews – Misri Hany (68) peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang juga pasien kontrol tetap di Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan (RSUD Tarakan) karena penyakit hipertensi dan kolestrol. Mbah Misri, Sapaan akrabnya adalah seorang ibu rumah tangga dari suami yang merupakan seorang veteran. Misri telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sebagai tanggungan suaminya yang seorang veteran.

“Dulu saya sangat sehat dan rajin olahraga saat masih muda. Namun setelah semakin tua dan sekarang punya cucu, saya tidak pernah olahraga lagi dan makan saya pun tidak terkontrol, sehingga saat sudah tua seperti sekarang ini banyak sekali penyakit yang saya derita dan bahkan berat badan pernah mencapai 98 kg,“ tutur Misri.

Pada suatu hari Misri merasakan sakit yang luar biasa pada daerah pinggangnya hingga menyebabkan dirinya susah berjalan dan kesulitan bergerak. Keluarga kemudian berinisiatif untuk memeriksakan Misri ke Rumah Sakit. Saat itu dirinya di diagnosa menderita penyakit Hernia Nukleus Pulposus (HNP). Pada awalnya, Misri hanya mau dilakukan tindakan fisioterapi dikarenakan adanya ketakukan dengan prosedur operasi dan biaya besar yang akan dikeluarkan oleh keluarga. Namun karena rasa sakit yang tidak tertahankan, Misri akhirnya memutuskan untuk bersedia di operasi.

“Awalnya saya ragu karena saya tahu operasi yang akan saya lakukan adalah operasi besar dan  saya takut masih ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan walaupun saya sudah punya kartu JKN-KIS. Saya beberapa kali dengar dari orang-orang, bahwa di rumah sakit masih akan disuruh bayar biaya ini itu. Alhamdulillah selama saya dirawat saya tidak ditarik biaya sepeser pun dan hal ini membuat saya dan keluarga sangat lega,” imbuh Misri.

Misri mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur telah menjadi peserta JKN-KIS, karena jika tidak Misri dan keluarga mungkin harus membayar biaya perawatan yang bisa mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan Misri sering mengingatkan keluarga dan kerabat agar segera mendaftar dan tidak lupa untuk membayar tepat waktu, agar jika sewaktu-waktu diperlukan dapat segera digunakan. Misri berharap semoga semua masyarakat bisa merasakan manfaat program JKN-KIS dan bangga menjadi peserta JKN-KIS seperti yang ia rasakan. (KA/om)