26 Jun 2020
  |  
Dilihat : 35 kali

Deres Berharap Penduduk Kabupaten Mamberamo Tengah Bisa Jadi Peserta JKN-KIS

Narasumber : Deres Wenda

Mamberamo Tengah, Jamkesnews – Jaminan kesehatan terhadap penduduk di wilayah Kabupaten Mamberamo Tengah sangat dibutuhkan oleh penduduk setempat untuk memproteksi diri dan keluarga di saat sakit. Untuk itu, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Kobakma Mamberamo Tengah untuk mendistribusikan kartu JKN-KIS kepada warga setempat yang berhak.

Kepala Puskesmas Kobakma Deres Wenda (45) mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien yang datang untuk berobat di Puskesmas Kobakma belum mempunyai kartu JKN-KIS sehingga seringkali terbebani biaya berobat. Hal ini menurutnya karena wilayah tersebut berada di pedalaman, sehingga perlu menjadi perhatian pemerintah daerah setempat dan pihak fasilitas kesehatan untuk mencari alternatif dalam menangani penduduk yang belum mempunyai jaminan kesehatan tersebut.

“Hanya sebagian kecil yang sudah mempunyai identitas diri seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kartu JKN-KIS. Oleh karena itu, kami sangat berharap adanya distribusi Kartu JKN-KIS untuk peserta yang terdaftar di Puskesmas Kobakma dapat membantu penduduk untuk berobat di sini maupun yang akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Deres, Jumat (26/06).

Dengan pengalaman tersebut, Deres pun mengatakan bahwa ia pernah bertemu dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk berkoordinasi terkait kendala yang dihadapi. Hasilnya, Deser akhirnya mendapat kebijakan terkait penanganan terhadap peserta yang harus dirujuk ke luar daerah dengan ketentuan mengisi rekapan format pasien yang berkunjung dan dilaporkan ke Dinas Dukcapil untuk mengecek indentitas dirinya agar dibuatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan status kepesertaan pasien tersebut.

“Harapan saya, semoga pendisitribusian kartu JKN-KIS kepada penduduk di Mamberamo Tengah dapat mengurangi beban kami dalam membuat rujukan bagi penduduk yang harus dirujuk keluar daerah yang membutuhkan pertolongan dari segi pelayanan kesehatan," ungkapnya. (TR/fs)