19 Jun 2020
  |  
Dilihat : 5453 kali

Terbantu Sejak Pertama Kali JKN-KIS Ada

Narasumber : Elvina Br Munte

Karo, Jamkesnews - “Program ini benar-benar sudah kami rasakan manfaatnya sejak dulu. Hampir semua keluarga saya sudah pernah dibantu JKN-KIS,” ungkap Elvina Br Munte (41) membuka percakapan saat dikunjungi tim Jamkesnews pada Rabu (17/06) di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mina Kabanjahe.

Sudah tiga hari Elvina merawat putri bungsunya yang dirawat di RSIA Mina karena DBD. Wanita yang akrab dipanggil dengan Nande Juli ini pun tidak dapat menyembunyikan raut kelelahannya, namun dibalik itu semua ia sangat bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS yang telah menanggung semua biaya pengobatan anaknya.

“Capek, tapi syukurnya disaat susah seperti ini kami tidak harus menambah beban fikiran dengan memikirkan masalah biaya karena ada BPJS (JKN-KIS,red). Jadi saya bisa fokus merawat anak saya disini,” ujar ibu dari 3 (tiga) putri ini.

Rasa syukur Elvina terhadap Program JKN-KIS ini bukanlah pertama kali. Sudah banyak anggota keluarganya yang terbantu ketika sakit. Bisa dikatakan, Elvina dan keluarganya sudah sangat akrab dengan program ini sejak tahun 2014.

“Mulai dari orangtua, suami, adik ipar saya, anak saya, bahkan saya sendiri sudah pernah dirawat di rumah sakit. Untungnya kami sekeluarga sudah mendaftar BPJS sejak dulu waktu pertama kali didirikan. Jadi belum pernah keluar uang untuk pengobatan. Ya paling kalau ada keluar cuma untuk biaya di luar itu, seperti beli popok. Intinya sangat terbantu lah, kalau di hitung-hitung mungkin sudah banyak sekali uang yang harus kami keluarkan kalau seandainya harus membayar sendiri semua biaya pengobatan keluarga kami,” ungkap Elvina yang terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) ini.

Harapan Elvina, Program JKN-KIS ini nantinya dapat mencakup seluruh peserta sampai ke pelosok, karena menurutnya masih ada kerabatnya yang di kampung yang belum sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan.

“Semoga nanti seluruh penduduk Indonesia sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Mungkin belum semua mengerti manfaat kartu ini, namun Pemerintah dapat lebih giat lagi menyosialisasikan biar masyarakat mengerti,” tutup Elvina. (cs)