11 Feb 2020
  |  
Dilihat : 15 kali

Maesaroh Rutin Bayar Iuran JKN-KIS Karena Paham Manfaatnya

Narasumber : Maesaroh

Depok, Jamkesnews - Kesehatan merupakan aset penting yang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu, memiliki jaminan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan. Kondisi ini pun semakin berkembang dengan hadirnya Program JKN-KIS. Program JKN-KIS meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa jaminan perlindungan diri merupakan suatu hal yang penting untuk dimikiliki oleh setiap orang. Seperti yang dilakukan oleh Maesaroh, seorang warga Depok yang memproteksi dirinya melalui Program JKN-KIS.

Kepada Jamkesnews, Maesaroh mengungkapkan bahwa aktivitas sehari-hari sangat dipengaruhi oleh kondisi tubuh. Ketika tubuh sehat, maka tidak akan ada masalah dan orang tentu dapat bekerja dengan baik. Namun ketika jatuh sakit, tentu akan menjadi sebuah masalah. Apalagi jika tidak dapat bekerja karena kondisi tubuh yang tidak mendukung.

“Ada banyak hal yang bisa dipengaruhi. Termasuk dari segi kesejahteraan keluarga. Tentu kalau sakit harus berobat ke klinik atau rumah sakit. Biaya pengobatan yang dikeluarkan untuk sembuh tentu tidak sedikit. Pada akhirnya akan berdampak pada ekonomi keluarga,” ujar Maesaroh, Selasa (11/02).

Maesaroh mengungkapkan bahwa ia memilih Program JKN-KIS sebagai bentuk jaminan perlindungan diri dipengaruhi oleh manfaat program tersebut yang sangat besar, namun memiliki iuran yang sangat terjangkau. Dibandingkan dengan jaminan perlindungan diri lainnya yang dikelola melalui asuransi komersial, Program JKN-KIS merupakan program yang sangat pro masyarakat.

“Iurannya tergolong murah jika dibandingkan dengan manfaatnya. Saya sendiri belum pernah menggunakan, namun saya sudah sering melihat sendiri manfaatnya saat ada kerabat atau tetangga yang berobat. Mereka sangat terbantu terutama untuk masalah finansial. Jadi saya semakin yakin untuk memilih Program JKN-KIS sebagai jaminan perlindungan diri,” ujar Maesaroh.

Maesaroh mengungkapkan bahwa meskipun belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS miliknya, namun hingga saat ini ia terus rutin membayar iuran. Hal itu ia lakukan untuk memastikan kartu JKN-KIS miliknya terus aktif. Sehingga saat akan menggunakan, ia tidak menemui kendala apapun.

“Saya tidak pernah merasa rugi membayar iuran secara rutin, meskipun belum pernah menggunakan. Karena saya sangat paham bahwa iuran yang saya bayarkan tidak sebanding dengan manfaat yang nantinya saya terima. Memang sekarang saya belum membutuhkan, tapi kelak pasti saya sangat membutuhkannya,” tutup Maesaroh. (DT/mr)