07 Feb 2020
  |  
Dilihat : 18 kali

BPJS SATU Blusukan, Demi Memastikan Pelayanan Terbaik Kepada Pesertanya

Narasumber : Aditya - Peserta PPU JKN-KIS

Cikarang, Jamkesnews – Sebagai tahun pelayanan dan kepuasan peserta, petugas PIPP atau yang kini lebih dikenal dengan petugas BPJS SATU! (Siap Membantu) hadir untuk memastikan para pesertanya agar dapat terlayani dengan baik. Petugas BPJS SATU! memastikan mulai dari proses administrasi, obat-obatan, pelayanan rumah sakit, hingga transportasi ditanyakan untuk memastikan semua tersedia dengan baik.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Cikarang Ridho Nurfadli mengatakan bahwa kegiatan Petugas BPJS SATU! akan terus dilangsungkan demi memastikan kepuasan pelayanan pesertanya salah satunya yang berada di Rumah Sakit Grand Wisata Bekasi.

“Petugas BPJS SATU selalu melakukan blusukan untuk memastikan  peserta JKN-KIS yang sedang dirawat di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cikarang terlayan dengan baik. Baik itu peserta yang melakukan pengobatan di Faskes Tingkat Pertama (FKTP) hingga Fakes Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Gunanya untuk memastikan agar pelayanan yang diterima oleh peserta sudah sesuai dengan SOP yang berlaku,” ungkap Ridho saat ditemui oleh tim Jamkesnews pada Senin (10/02).

Salah satu peserta JKN-KIS bernama Aditya bersama ibunya yang sedang melakukan pengobatan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata mengatakan sangat terbantu dengan adanya petugas BPJS SATU!.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya Petugas BPJS SATU!. Walaupun tidak ada kendala yang saya alami selama melakukan pengobatan anak saya. Dengan adanya Petugas BPJS SATU!, membuat saya semakin yakin bahwa Program JKN-KIS ini benar-benar serius dengan pesertanya dan tidak pernah setengah-setengah memberikan pelayanan yang terbaik kepada pesertanya,” ujar ibu Aditya.

Ketika ditemui oleh tim Jamkesnews, Ibu dari peserta bernama Aditya yang berasal dari segmentasi Pekerja Penerima Upah (PPU) menceritakan kronologis bagaimana proses sampai anaknya harus mendapatkan perawatan rawat inap di Rumah Sakit Grand Wisata.

“Awalnya anak saya demam biasa, cuma gak dirasa, sudah sempat main sana sini. Ketika malam harinya anak saya langsung muntah, langsung saya bawa berobat ke klinik. Tapi pas diperiksa udah kejang. Setelah dibawa pulang dan sempat membaik, sorenya anak saya kejang lagi. Karena udah panik, akhirnya anak saya langsung dibawa kakak saya ke bidan dan di sana dia dimasukkan obat lewat duburnya dan disuruh pulang lagi. Tapi sorenya langsung kejang lagi dan di bawa ke IGD di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata,” ujar ibunda Aditya.

Tidak hanya perawatan anaknya yang pernah di tanggung, ia juga mengatakan dirinya pernah dibantu dengan adanya Program JKN-KIS ketika ingin melahirkan aditya.

“Saya kan sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS sejak 2017. Dulu saya pernah pakai ketika saya kontrol sampai hingga saya melahirkan,” ujarnya.

Di akhir pertemuan dengan Petugas BPJS SATU ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah atas program jaminan kesehatan yang ia gunakan. Ia berharap agar program ini terus berjalan dan dapat membantu masyarakat lain.(HK/rr).