29 Jul 2020
  |  
Dilihat : 16 kali

BPJS Kesehatan Cimahi Ajak Kader JKN Tingkatkan Kolektibilitas Iuran PBPU

Cimahi, Jamkesnews - Sebagai salah satu upaya untuk mengevaluasi hasil kinerja yang dilakukan Kader JKN, BPJS Kesehatan Cabang Cimahi menggelar kegiatan Evaluasi Kinerja Kader JKN , Selasa (28/07). Pertemuan Evaluasi Kader JKN diadakan dengan tujuan untuk mengetahui capaian yang telah diperoleh Kader JKN selama melakukan aktifitas penagihan iuran dan mengetahui kendala-kendala yang dihadapi.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Sarah Rosalina mengatakan sebagai upaya memaksimalkan target kolektibilitas iuran PBPU dan penambahan jumlah peserta di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, hingga saat ini BPJS Kesehatan Cabang Cimahi telah memiliki 18 Kader JKN sejak April 2017 yang tersebar di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Cimahi. Dengan adanya kader JKN ini diharapkan kesinambungan pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat terjaga, kolektabilitas iuran PBPU meningkat, dan upaya pemerintah dalam menyediakan akses pelayanan kesehatan dan memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia dapat terlaksana dengan baik.

“Dalam kegiatan dan fungsinya sehari-hari, kader JKN bertugas untuk melakukan kunjungan ke rumah-rumah peserta JKN-KIS yang menunggak untuk mengingatkan peserta agar segera membayar iuran tepat waktu. Para kader JKN juga wajib untuk melaksanakan sosialisasi ke masyarakat melalui pertemuan-pertemuan di tingkat RT/RW, Posyandu, pengajian dll. Para kader JKN juga dibekali user agen PPOB agar memudahkan apabila ada peserta yang ingin langsung membayar iuran melalui Kader JKN,” ujarnya.

Salah satu kader JKN dengan wilayah kerja Kelurahan Citeureup Kota Cimahi, Eri Dara saat ditemui seusai kegiatan evaluasi menyampaikan bahwa dirinya beserta seluruh kader JKN siap untuk mengabdi dan membantu sesama dalam Program JKN-KIS. Sebagai salah satu kader JKN yang telah bergabung sejak 2017 lalu, ia mengaku telah banyak sekali mendapatkan pengalaman.

“Saat ini saya bertugas di wilayah kelurahan Citeureup Kota Cimahi. Tugas kami yang utama adalah untuk menagih dan mengingatkan masyarakat agar rutin membayar iuran JKN, serta membantu masyarakat untuk melakukan pendaftaran, memberikan sosialisasi dan informasi seputar Program JKN-KIS. Semoga dengan keberadaan kami, masyarakat bisa semakin mudah dalam mengakses informasi terkait dengan Program JKN-KIS," terang Eri.

Sementara itu, Sarah juga menjelaskan bahwa keberlangsungan Program JKN-KIS tidak hanya bergantung pada BPJS Kesehatan, melainkan melibatkan seluruh pihak termasuk kader JKN. Sehingga kendala-kendala yang dihadapi oleh kader JKN di lapangan, di wilayah binaan kader JKN yang menjangkau sampai ke kecamatan dan desa menjadi salah satu kekuatan tersendiri untuk meningkatkan kolektabilitas iuran dan cakupan kepesertaan program JKN-KIS.

”Kegiatan evaluasi seperti ini sangat bagus dan harus terus berjalan secara rutin. Karena kendala-kendala yang dihadapi di lapangan dapat disolusikan bersama-sama melalui evaluasi ini. Kami berterima kasih kepada semua kader JKN yang selama ini sudah bekerja keras membantu BPJS Kesehatan menyukseskan program JKN-KIS,” tutupnya. (BS/dh)