26 Jun 2020
  |  
Dilihat : 120 kali

BPJS Kesehatan Uji Pemahaman FKTP dan Peserta Prolanis Lewat Knows and Win

Wonosobo, Jamkesnews – Dalam rangka memperingati HUT BPJS Kesehatan ke 52, BPJS Kesehatan Cabang Kebumen mengadakan acara Knows and Win, Jumat (26/6). Acara yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait Program JKN-KIS ini dihadiri oleh 43 perwakilan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan perwakilan peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang terdaftar pada FKTP tersebut.

Knows and Win merupakan acara yang dilakukan untuk memeriahkan HUT BPJS Kesehatan yang ke-52. Acara ini dilakukan kepada seluruh FKTP dan perwakilan peserta Prolanis BPJS Kesehatan Cabang Kebumen. Dengan variasi acara sosialisasi tentang update terkini Program JKN-KIS ini diharapkan peserta Prolanis dan FKTP menjadi lebih aware terhadap regulasi, alur pelayanan, hingga fitur pelayanan digital yang sudah banyak sekali dikembangkan oleh BPJS Kesehatan serta dapat menyampaikannya ke masyarakat luas,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen Wahyu Giyanto.

Wahyu juga menambahkan Knows and Win ini merupakan kompetisi dari berbagai FKTP di tingkat Kantor Cabang, Kedeputian Wilayah, dan terakhir sampai ke Kantor Pusat. Acara yang bertemakan “Kreativitas dan Inovasi untuk Peningkatan Kualitas Layanan dan Kepuasan Peserta” ini dilakukan secara daring mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Dalam kesempatan tersebut, PIC Puskesmas Sapuran Wonosobo, Supriyat,i menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan dengan model seperti ini menjadi sesuatu yang berbeda karena FKTP diberikan ilmu dan informasi baru dengan cara yang lebih menyenangkan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali terhadap kami karena kami yang berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga apa yang kami sampaikan adalah informasi terkini. Dengan sistem pengajaran kemudian terdapat kompetisi tersebut menjadi variasi acara sosialisasi yang tidak melulu bertatap muka tanpa adanya feedback dari pendengar sehingga informasi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik," ungkap Supriyati. (ma/rz)