25 Jun 2020
  |  
Dilihat : 34 kali

e-Dabu Mobile Mudahkan Badan Usaha Kelola Data JKN-KIS Karyawan

Ungaran, Jamkesnews - Seiring perkembangan era digital, BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi e-Dabu Mobile versi 1.0 guna mempermudah layanan bagi badan usaha dalam mengurus administrasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Hal ini disampaikan oleh Kepala Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Mega Mirga Kurnia, Kamis (25/06). Menurutnya di saat pandemi covid sekarang ini, aplikasi e-Dabu Mobile menjadi terobosan penting untuk mengoptimalkan layanan.

“Mudah, cepat dan pasti adalah tiga hal utama yang ditawarkan dalam penggunaan aplikasi e-Dabu Mobile. PIC atau HRD badan usaha bisa mengakses aplikasi ini menggunakan handphone dari mana pun dan kapan pun,” ujarnya.

Melalui aplikasi e-Dabu Mobile badan usaha bisa mendapatkan informasi kepesertaan JKN-KIS yang dituangkan dalam 5 fitur, yaitu fitur cek peserta, fitur riwayat pembayaran, fitur data mutasi, fitur tren pembayaran, dan fitur konten kesehatan.

“Pertama dalam fitur cek peserta, PIC badan usaha bisa melakukan pengecekan status peserta dengan memasukkan Nomor KTP atau Nomor JKN-KIS. Kedua, fitur riwayat pembayaran, melalui fitur ini PIC bisa melakukan pengecekan tanggal pembayaran iuran,” jelas Mega.

Kemudian, ia melanjutkan, ketiga fitur data mutasi digunakan untuk melihat aktivitas yang dilakukan baik itu perubahan gaji, pengalihan jenis kepesertaan, perubahan faskes, serta penambahan dan pengurangan peserta. Keempat, fitur tren pembayaran yaitu untuk melihat grafik pembayaran iuran. Dan terakhir fitur konten kesehatan mencakup artikel-artikel terbaru tentang kesehatan pada portal berita Jamkesnews sehingga dapat menambah informasi bagi penggunanya.

Salah satu perwakilan peserta dari PIC PT Barlow Tyrie Indonesia, Sri Budi Lestari Adi, mengungkapkan antusiasnya untuk bisa segera menggunakan aplikasi e-Dabu Mobile. Meski saat ini dia baru akan mengunduhnya, namun ia mengaku tidak sabar segera memanfaatkan aplikasi ini.

“Dari apa yang sudah dijelaskan dalam pemaparan penggunaan aplikasi e-Dabu Mobile, saya rasa aplikasi ini jelas sangat dibutuhkan dan sangat membantu PIC badan usaha dalam mengelola JKN-KIS karyawan. Apalagi aplikasi ini bisa diakses kapan saja termasuk di luar jam kerja, jadi jika sewaktu-waktu ada kebutuhan pengecekan data bisa dilakukan saat itu,” ungkap Sri.

Sri berharap ke depannya BPJS Kesehatan bisa melakukan pengembangan dan penambahan fitur pada aplikasi ini. Misalnya saja, fitur notifikasi atas perubahan fasilitas kesehatan yang dilakukan secara mandiri oleh karyawan.

Hal senada disampaikan Sinta, PIC PT Sadua Indo, yang mengaku sudah mencoba menggunakan aplikasi e-Dabu Mobile. Ia merasa sangat terbantu dengan aplikasi ini.  

“Dengan e-Dabu Mobile, saya sebagai PIC tetap bisa melakukan pengecekan data meskipun dalam kondisi sedang tidak di kantor atau dinas luar. Jadi bila terjadi kondisi urgent bisa segera dilakukan pengecekan. Aplikasi ini sangat membantu, terutama bagi kami yang jumlah karyawannya terhitung banyak,” kata Sinta.

(ma/rt)