19 Mei 2020
  |  
Dilihat : 22 kali

PERKUAT SINERGI, BPJS KESEHATAN CABANG PALU LAKSANAKAN FORUM KEMITRAAN DENGAN PEMDA KABUPATEN SIGI

Palu – Jamkesnews, Pentingnya koordinasi antara pemangku kepentingan untuk kelancaran dalam mengakses pelayanan publik sangatlah penting. BPJS Kesehatan sebagai Badan Hukum Publik yang mempunyai tugas dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional terus menjalin hubungan dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan disetiap wilayah guna meningkatkan mutu layanan kesehatan. Salah satu bentuk upaya tersebut BPJS Kesehatan Cabang Palu melakukan kegiatan forum kemintraan dengan pemangku kepentingan dengan pemerintah Kabupaten Sigi.

Dalam pembukaan Forum Kemitraan Kabupaten Sigi Sekretaris Kabupaten Muh Basir mengungkapkan forum ini sangat penting untuk dilaksanakan untuk bisa mempersamakan persepsi dari masing – masing stakeholder yang ada terkait dalam bagaimana membantu mewujudkan universal coverage serta bagaimana kita bisa memaksimalkan program – program yang ada dalam Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Sigi walaupun pertemuan yang dilaksanakan dalam kondisi pandemic virus corona.

“Dalam forum ini juga diharapkan banyak juga adanya masukan – masukan nantinya, pemecahan masalah, sepintas saya melihat kondisi di Kabupaten Sigi ternyata masih banyak sekali masalah yang harus diselesaikan serta diharapkan juga koordinasi bisa berwujud dengan baik sehingga permasalahan apapun bisa diselesaikan secara bersama dan ditindaklanjuti bersama” ungkap Basir.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, Wahidah dalam awal pembukaan materi yang disampaikan pada pertemuan tersebut memaparkan untuk cakupan kepesertaan di Kabupaten Sigi sampai dengan bulan April 2020 telah mencapai 84% kurang lebih 50% dari total jumlah penduduk yang ada di Kabupaten Sigi, dengan pengumpulan iuran sampai dengan bulan April 2020 sebanyak 8,7 miliar dengan biaya pembayaran pelayanan kesehatan yang telah diberikan dari BPJS Kesehatan sebanyak 11,4% dengan catatan ini di luar yang berobat di Wilayah Kabupaten Sigi. Ida juga menyampaikan dibeberapa Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama pada kabupaten Sigi belum memiliki dokter umum dan juga adanya Fasilitas Kesehatan yang belum mengoptimalkan antrian online baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Fasilitas Kesehatan Rujukan.

“Terkait antrian online yang dapat kami sampaikan saat ini masih kami non aktifkan dikarenakan musim pandemic covid – 19  jadi kami agak sedikit terhalang untuk antrian online.dan ini juga menyangkut jumlah pasien yang kami layani disaat ini. Kemudian untuk antrian online ini memang tidak semua wilayah puskesmas kita berlakukan karena adanya juga peserta yang dari tempat yang jauh dengan kondisi jaringan selulernya kurang bagus  sehingga tidak memungkinkan untuk pengambilan antrian online melalui aplikasi Mobile JKN,” Ujar Direktur Rumah Sakit Sigi Graf R.F Beba.

 

Tambahan juga dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Ronald Franklin terkait dengan dana Pemda untuk pembayaran Jaminan Kesehatan Nasional yaitu untuk pembayaran iuran Program Jaminan Kesehatan Kabupaten Sigi pada Triwulan I sudah dilakukan pembayaran dan saat ini proses untuk Triwulan II serta tidak adanya tunggakan.

Pada akhir pertemuan Sekretaris Kabupaten Muh Basir sangat mengharapkan agar semua hal – hal yang telah dibahas dalam pembahasan forum kemitraan ini jika ada yang perlu dilakukan perbaikan sebaiknya segera dilakukan perbaikan.