24 Mar 2020
  |  
Dilihat : 77 kali

Kimia Farma Sukabumi Perkuat Komitmen Untuk Pelayanan Terbaik Kepada Peserta JKN-KIS

Sukabumi, Jamkesnews – Sebagai bentuk upaya memperkuat komitmen dan peningkatan pelayanan obat bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi melakukan dialog dengan Apotek Kimia Farma Unit Bisnis Sukabumi, di Kantor BPJS Kesehatan Sukabumi, Selasa (24/03). Kegiatan tersebut dimanfaatkan oleh Apotek Kimia Farma untuk mendiskusikan pelaksanaan pelayanan serta kendala-kendala yang dihadapi untuk mendapatkan solusi terbaik demi optimalnya penyelenggaraan Program JKN-KIS.

Manager Apotek Kimia Farma Unit Bisnis Sukabumi Dodi Munandar Hutauruk menyampaikan bahwa sebagai apotek mitra pihaknya selalu siap dan mendukung penyelenggaraan Program JKN-KIS. Dengan dilaksanakannya Program Rujuk Balik, ia menyebut bahwa pihaknya berkomitmen untuk memenuhi ketersediaan obat bagi peserta JKN-KIS, khususnya pada Program Rujuk Balik dan obat kronis.

“Sesuai tugas dan peran kami dalam program ini, kami berkewajiban dan berkomitmen dalam menjamin ketersediaan obat bagi peserta JKN-KIS, khususnya program PRB dan obat kronis, serta tentunya memberikan pelayanan terbaik," ungkap Dodi.

Program Rujuk Balik (PRB) adalah pelayanan kesehatan yang  diberikan  kepada penderita penyakit kronis dengan kondisi  stabil dan masih memerlukan pengobatan  atau asuhan keperawatan  jangka panjang yang dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atas rekomendasi / rujukan dari dokter spesialis / sub spesialis yang merawat di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL)  sebelumnya. Keberhasilan pengobatan melalui program ini dapat tercapai dengan adanya koordinasi yang kuat antar profesi di kedua fasilitas kesehatan tersebut serta apotek mitra, untuk meningkatkan kesadaran pasien dalam melaksanakan terapi pengobatannya.

Hal tersebut kembali diingatkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi Yudhi Wahyu Cahyono, terutama tentang pentingnya peran apotek mitra dalam pelaksanaan JKN-KIS.

“Ketersediaan obat PRB dan kronis yang diperlukan oleh peserta harus dipenuhi oleh apotek, karena sudah termasuk dalam komitmen perjanjian kerjasama yang telah disepakati,” ujar Yudhi.

Tidak lupa, Yudhi juga menyampaikan bahwa masih adanya keluhan peserta mengenai pelayanan obat harus ditangani lebih optimal, dengan meningkatkan komunikasi dalam penyampaian informasi yang jelas kepada peserta.

“Koordinasi berkelanjutan harus kita upayakan bersama demi pelayanan yang terbaik bagi peserta JKN-KIS, dan sesuai ketentuan yang berlaku tentunya," tegas Yudhi. (BS/ne)