Palangka Raya, Jamkesnews – Sebagai upaya dalam mengendalikan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Provinsi Kalimantan tengah, BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya berlakukan social distancing kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang tetap berkunjung untuk mendapatkan pelayanan secara langsung di Kantor BPJS Kesehatan. Berdasarkan pantauan tim Jamkesnews.com, Selasa (24/03) di ruang pelayanan peserta Kantor BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, peserta yang menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan duduk pada kursi tunggu dengan diberikan jarak agar tidak saling berdekatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Muhammad Masrur Ridwan mengatakan bahwa diberlakukannya kebijakan untuk menerapkan social distancing ini tidak lain adalah untuk membatasi penyebaran virus corona yang saat ini terus meluas. Dengan diterapkannya social distancing pada ruang layanan publik seperti di BPJS Kesehatan ini diharapkan dapat menekan penyebaran virus corona tersebut.

“Ini adalah salah satu upaya dari BPJS Kesehatan untuk mengendalikan penyebaran Virus Corona (Covid-19). Sebagai instansi yang memberikan pelayanan publik, tentu kita tidak bisa menghentikan pelayanan yang dibutuhkan peserta. Untuk itu kita siasati dengan mengatur jarak antar peserta yang datang ke kantor BPJS Kesehatan supaya tidak saling berdekatan yang berpotensi menularkan Covid-19. Selain itu kita juga lakukan pengukuran suhu tubuh terhadap setiap orang yang akan masuk kedalam Kantor BPJS Kesehatan. Diruang tunggu kami juga siapkan hand sanitizer untuk peserta,” jelas Masrur.

Mengomentari kebijakan yang diterapkan oleh BPJS Kesehatan, Hariyanto (34) salah satu peserta JKN-KIS yang datang langsung ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya untuk mendapatkan pelayanan kepesertaan memberikan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan yang peduli terhadap penyebaran kasus Virus Corona saat ini.

“Saya rasa kebijakan ini sangat bagus, kita yang datang pun jadi lebih tenang kalau ada kebijakan untuk menjaga jarak seperti ini. Bukan hanya orang yang datang (ke Kantor BPJS Kesehatan) saja yang terjaga, petugasnya juga akan terjaga kalau seperti ini,” ungkap Hariyanto. (KA/ma)