Cilacap, Jamkesnews – Salah satu upaya peningkatan kepuasan peserta terhadap layanan Fasilitas Kesehatan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ialah melalui pengembangan sistem informasi berupa aplikasi antrean elektronik. Sistem antrean tersebut dimaksudkan untuk memberikan kepastian pelayanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"BPJS Kesehatan menghubungkan sistem antrian yang ada di FKTP ke dalam aplikasi Mobile JKN,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Cilacap, Ni Ketut Sri Budiani, Selasa (24/03).

Ia menjelaskan, sistem antrean elektronik bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pasien yang berobat di fasilitas kesehatan. Dengan antrean elektronik, informasi waktu tunggu menjadi lebih pasti kepada pasien. Selain itu juga mengurangi penumpukan pasien di ruang tunggu di fasilitas kesehatan dan memberikan layanan yang terintegrasi di fasilitas kesehatan.

Kabupaten Cilacap memiliki 30 Klinik Pratama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik klinik swasta maupun milik pemerintah, telah menerapkan sistem antrian elektronik ini.

“Semua FKTP di Kabupaten Cilacap terutama kliniknya sangat kooperatif dan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan demi kepuasan peserta,” ujar Ni Ketut.

Salah satu klinik pratama yang sudah menerapkan antrean elektronik di Kabupaten Cilacap adalah Klinik Pratama Nayaka Husada. Menurut Pimpinan Klinik Pratama Nayaka Husada, Rukmini, sistem antrean elektronik ini diterapkan untuk meningkatkan pelayanan pada peserta JKN-KIS.

"Dengan sistem antrean elektronik pasien lebih mudah dan mendapatkan kepastian waktu layanan. Jika peserta mendaftar melalui Mobile JKN tidak perlu mengantre karena telah dilayani berdasarkan nomor masing-masing. Hal ini merupakan salah satu komitmen kami untuk perbaikan pelayanan," jelas Rukmini.

Setiap harinya klinik Pratama Nayaka Husada melayani sekitar 100 orang baik pasien JKN-KIS maupun pasien umum. Dengan telah tersedianya antrean elektronik, diharapkan peserta dapat menggunakannya secara maksimal dengan cara mengunduh aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store. Dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN peserta menjadi semakin mudah dalam mengakses pelayanan kesehatan. 

"Baru berapa hari saja sistem antrean elentronik ini kami implementasikan sudah banyak peserta yang merasakan kemudahan dalam pelayanan. Sebagian besar mereka mengatakan sangat terbantu karena sistem ini terkoneksi dengan aplikasi Mobile JKN," terang Rukmini.

(ma/vo)