21 Mar 2020
  |  
Dilihat : 79 kali

Lawan Penyebaran Covid-19, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Samarinda Lakukan Sterilisasi Area Pelayanan

Samarinda, Jamkesnews – Pandemi Covid-19 telah meluas ke seluruh penjuru dunia tak terkecuali Indonesia bahkan sudah menyebar di wilayah Kalimantan Timur. Sesuai dengan keterangan pers yang disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Jum’at (20/3) terdapat sembilan orang yang dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Kini sembilan pasien tersebut dirawat di tiga rumah sakit yaitu RSUD Abdul Wahab Syahrani di Kota Samarinda, RSUD Aji Muhammad Parikesit di Kabupaten Kutai Kartanegara dan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo di Kota Balikpapan.

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Samarinda bergerak cepat mengantisipasi penyebaran virus corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan sterilisasi dini di lingkungan Kantor Cabang Samarinda BPJS Kesehatan pada Jum’at (20/3) yang bekerja sama dengan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Samarinda.

Penyemprotan disinfektan turut disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Cabang Samarinda BPJS Kesehatan Mangisi Raja Simarmata, ia menerangkan  kegiatan ini bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran virus Corona pada peserta dan pegawai di lingkungan Kantor Cabang Samarinda BPJS Kesehatan mengingat di wiliyah kerjanya terdapat 3 pasien yang dinyatakan positif corona.

“Perlu gerakan bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai antisipasi dan pencegahan dini penyebaran virus Corona, apalagi BPJS Kesehatan sebagai lembaga layanan publik tentu perlu kami pastikan agar lingkungan tetap sehat dan steril. Tentu semua bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona agar peserta dan pegawai selalu sehat,” terang Mangisi.

Mangisi menambahkan selain sterilisasi dengan disinfektan, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Samarinda juga melakukan tes suhu badan dengan thermal gun kepada seluruh peserta yang berkunjung dan seluruh pegawai di lingkungan Kantor Cabang Samarinda BPJS Kesehatan, jika terdeteksi suhu tubuh lebih dari 380 C dianjurkan untuk segera memeriksakan ke fasilitas kesehatan.

“Kami juga telah menyiapkan hand sanitizer dan tissue baik di ruang kerja maupun di ruang pelayanan. Peserta yang mengantri kami buatkan pembatas jarak antar peserta begitu juga dengan tempat duduk peserta, kami berikan pembatas agar tidak berdempetan. Sedangkan bagi petugas yang melayani peserta kami lengkapi dengan APD (Alat Pelindung Diri) berupa masker dan sarung tangan,” ujar Mangisi.

Ia juga menuturkan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 melalui kontak langsung BPJS Kesehatan mengalihkan beberapa pelayanan yang dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN dan Care Center BPJS Kesehatan 1 500 400, sehingga peserta tidak perlu datang langsung ke Kantor BPJS Kesehatan.

“Terhitung sejak tanggal 18 Maret beberapa pelayanan di Kantor Cabang Samarinda seperti pendaftaran peserta PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) dialihkan melalui aplikasi Mobile JKN, penambahan anggota keluarga PBPU dialihkan melalui Care Center, perubahan kelas rawat peserta PBPU dialihkan melalui Care Center dan Mobile JKN, perubahan data perserta berupa NIK, nama dan tempat tanggal lahir dialihkan melalaui Care Center, perubahan data pesrta berupa alamat domisili, nomor hp, alamat email dan FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) melalui dialihkan Care Center dan Mobile JKN dan untuk pemberian informasi dan penanganan pengaduan (PIPP)  dialihkan melalui Care Center, aplikasi Mobile JKN dan Aplikasi SIPP pada menu “Hubungi Kami” di Website dan PIPP RS,” terangnya. 

Mangisi juga menerangkan pelayanan yang dapat diberikan secara langsung saat ini adalah pelayanan bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)  meliputi perubahan data peserta seperti identitas, FKTP dan pendaftaran bayi baru lahir, serta pengaduan yang membutuhkan penyelesaian segera.

“Kami harapkan peserta dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk kemudahan dalam hal proses administrasi kepesertaan dengan memanfaatkan fitur yang terdapat pada aplikasi tersebut,” ujar Mangisi.

Sementara itu Budi Santoso (45), salah satu peserta yang berkunjung ke kantor Cabang Samarinda BPJS Kesehatan untuk mengurus perubahan FKTP mengatakan sangat terbantu dengan aplikasi Mobile JKN.

“Tadi saya sempat diperiksa suhu tubuh sama Pak Satpam abis itu ditanya keperluannya apa, ya saya jelaskan saya mau ganti FKTP. Kemudian kata Pak Satpam-nya, perubahan FKTP bisa pakai aplikasi Mobile JKN jadi nggak perlu ke loket,” ujar Budi.

Dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN Budi sangat terbantu untuk kebutuhan pelayanan BPJS Kesehatan.

“Ternyata mudah ya ganti FKTP pakai aplikasi ini (Mobile JKN-red). Tinggal pilih menu ubah data dan pilih FKTP yang saya inginkan udah gitu aja benar-benar sangat praktis, yang penting ada peket aja, tau gitu saya nggak datang ke kantor,” ucapnya sambil tertawa lebar.

Ia menambahkan meskipun ada kebijakan pembatasan layanan ia tak merasakan kendala karena solusi yang diberikan cukup baik dan cukup mudah sehingga tak mengurangi kepuasannya pada pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan.

“Cukup puaslah dengan pelayanan BPJS Kesehatan dan aplikasi ini, meskipun nggak langsung dilayani di counter tapi tetap ada solusi yang menurut saya baik sekali dan memudahkan peserta,ya saya maklum dengan kondisi saat ini,” tutupnya (KA/ej)