20 Mar 2020
  |  
Dilihat : 36 kali

Terapkan Layanan Digital, Aplikasi Mobile JKN Bisa Diakses Dimanapun

Soreang, Jamkesnews – Semakin maraknya penyebaran wabah virus corona membuat BPJS Kesehatan mulai menerapkan protokol pelayanan kepada masyarakat. Kini, BPJS Kesehatan menerapkan pelayanan digital kepada masyarakat melalui aplikasi Mobile JKN dan layanan BPJS Kesehatan Care Center 1500 400. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah BPJS Kesehatan untuk memutus penyebaran dari virus corona agar tidak semakin meluas.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang Heni Riswanti mengatakan bahwa pihaknya kini mulai menerapkan protokol tersebut di kantor kerjanya. Adanya pengukuran suhu tubuh bagi masyarakat yang datang ke kantor cabnag hingga duta BPJS Kesehatan juga dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

“Sesuai dengan intruksi Kantor Pusat bahwa kami sudah menetapkan protokol penanganan virus corona di ruang kerja maupun di area publik BPJS Kesehatan, seperti pengukuran suhu badan pegawai dan peserta, penyediaan hand sanitizer, masker, dan melakukan disinfeksi setiap hari di area kantor BPJS Kesehatan Cabang Soreang," ungkap Heni, Jumat (20/03).

Bukan hanya itu, pihaknya juga memberikan kebijakan kepada duta BPJS Kesehatan untuk bekerja di rumah atau Work from Home (WFH) sesuai kriteria yang sudah ditetapkan.

"Kami juga menerapkan Work from Home (WFH) bagi pegawai dengan kriteria tertentu, terutama pegawai yang sehari-harinya menggunakan transportasi publik dan mempunyai riwayat berpergian ke luar negeri atau yang sudah kontak dengan pasien yang masuk kategori ODP, PDP maupun positif corona,” ujar Heni.

Untuk meminimalisir kontak langsung dengan masyarakat, Heni menjelaskan ada sejumlah pelayanan BPJS Kesehatan yang sementara ditiadakan, seperti pelayanan Mobile Customer Service (MCS) yang berkunjung ke desa-desa di wilayah Kabupaten Bandung, sosialisasi/pemberian informasi langsung melalui forum pertemuan dengan mitra BPJS Kesehatan maupun dengan masyarakat, dan kegiatan lainnya yang melibatkan pengumpulan banyak orang di satu lokasi. Meski demikian, Heni menegaskan bahwa masyarakat tetap dapat mengakses layanan JKN-KIS dengan mudah melalui alternatif kanal lainnya.

“Biasanya peserta dalam hal pengurusan administrasi seperti pendaftaran maupun perubahan data dilakukan di Kantor Cabang maka pada saat ini dialihkan ke aplikasi Mobile JKN dan BPJS Kesehatan Care Center 1500 400. Selain mencegah risiko penularan virus corona, layanan menggunakan aplikasi Mobile JKN dan BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 dapat mempermudah peserta melakukan urusan administratif tanpa harus mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan,” terang Heni.

Seperti halnya Indri Widi Utami (34) salah satu pegawai di Bank Swasta yang sudah menggunakan aplikasi Mobile JKN. Menurut Indri, dengan adanya layanan menggunakan aplikasi Mobile JKn, ia merasa bahwa pelayanan dapat diakses dengan mudah. Ia menyebut bahwa dengan memanfaatkan aplikasi tersebut, sudah tidak perlu datang ke kantor cabang. Ia bisa mendapatkan pelayanan kepesertaan JKn-KIS di manapun dan kapanpun.

“Jadinya gampang semuanya tinggal klik di Mobile JKN, mau lihat kartu digital kita bisa, mau rubah faskes juga bisa, jadi gak usah repot datang ke kantor BPJS Kesehatan, apalagi lagi maraknya virus corona, mending di rumah saja pakai Mobile JKN tidak usah ke kantor," ucap Indri. (BS/ir)