13 Feb 2020
  |  
Dilihat : 68 kali

Tingkatkan Pelayanan Melalui Komitmen Kerjasama Fasilitas Kesehatan

Jakarta Utara, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara mengundang seluruh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) untuk memberikan pemahaman dan informasi terbaru terkait fitur terbaru yang terdapat dalam aplikasi Vclaim terhdap pasien hemodialisa, Kamis (13/02). Kegiatan yang diselenggarakan tersebut memfokuskan untuk memberikan edukasi kepada seluruh FKRTL yang telah bermitra dengan BPJS Kesehatan tentang perbaruanyang dilakukan pada aplikasi Vclaim.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara Shanti Lestari mengucapkan terimakasih dan mengingatkan kembali komitmen kerjasama untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta JKN-KIS. Menurutnya, rumah sakit memiliki peran yang sangat penting dalam penyediaan pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS.

“Terima kasih atas kerjasamanya selama ini sudah banyak membantu dalam Program JKN-KIS terutama dalam melayani peserta. Peran rumah sakit sebagai mitra BPJS Kesehatan menyelenggarakan Program JKN-KIS, sangat menentukan kepuasan peserta terhadap program ini. Selain mitra fasilitas kesehatan, Pemerintah juga berperan besar dalam Program JKN-KIS, baik melalui iuran peserta PBI APBN maupun APBD,” ungkap Shanti.

Salah satu program yang terbaru adalah BPJS SATU! atau BPJS Siap Membantu yang menempatkan staf PIPP BPJS Kesehatan di rumah sakit guna memudahkan peserta dan pihak rumah sakit berkoordinasi mengenai informasi dan keluhan.

“Kami mohon dukungan untuk program BPJS SATU! yang sudah kami jalankan hingga aat ini. BPJS SATU! merupakan program kita bersama. Faskes yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan juga berkewajiban untuk menyampaikan informasi terkait hak dan kewajiban peserta JKN-KIS. Harapannya kita bersinergi dalam melayani kebutuhan peserta JKN-KIS dan menjadi mitra kerjasama yang sejajar, bisa berkomunikasi dan berkoordinasi yang baik,” himbau Shanti.

Selain BPJS SATU!, Shanti mengungkapkan bahwa seluruh FKRTL dapat memberlaukan layanan finger print (perekaman jari) untuk pasien Hemodialisa (HD). Bagi pasien yang menjalani perawatan terapi hemodialisa seumur hidup, pasien tersebut dapat langsung mengakses faskes yang memiliki sarana HD tanpa perlu surat rujukan dari FKTP, surat rujukan dapat diperpanjang masa berlakunya pada aplikasi Vclaim. Rujukan yang sudah diperpanjang hanya bisa digunakan untuk poli HD saja, jika peserta memiliki keluhan lain maka harus kembali ke FKTP untuk mendapatkan surat rujukan ke poli lainnya termasuk jika pasien akan konsultasi rutin pada spesialis penyakit dalam.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat sambutan yang positif dari perwakilan Klinik HD Lions, Rita. Menurutnya, dengan adanya layanan finger print yang diberlakukan, hal tersebut juga dapat memberikan kemudahan dalam hal administrasi. Begitu juga dengan pasien yang rutin melakukan cuci darah, ia mengungkapkan dengan adanya layanan tersebut dapat membantu karena pasien yang rutin hemodialisa sudah tidak perlu membuat surat rujukan kembali apabila ia ingin melaukan cuci darah.

“Sosialisasi ini sangat penting kepada FKRTL, dikarenakan klinik kami merupakan klinik khusus pasien HD, jadi ini memudahkan kami untuk mengurus administrasi pasien. Saya udah coba perpanjang melalui Aplikasi Vclaim, dan itu berhasil dilakukan,” cerita Rita dari Klinik HD Lions.

Rita juga menyampaikan keinginan pasien HD, bahwa yang sudah merekam sidik jari dan rujukannya bisa perpanjang rujukan tanpa harus ke FKTP, berlaku untuk semua pasien HD tanpa melihat poli terakhir ia berobat, karena ia merasa sama dengan pasien HD lain. Pelaksanaan finger print di Klinik HD Lions pun juga tidak ada masalah pelaksanaan di lapangan. (rg)