12 Feb 2020
  |  
Dilihat : 163 kali

Tingkatkan Layanan Bagi Peserta JKN-KIS, Kadinkes Bireuen Himbau Faskes Terapkan Inovasi Layanan

Bireuen, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Kabupaten Bireuen melaksanakan pertemuan koordinasi dan penguatan komitmen layanan kesehatan untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada Selasa (11/02). Pertemuan yang diawali dengan pembahasan, diskusi dan evaluasi layanan tahun 2019 itu, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen dan juga seluruh kepala Puskesmas dan pimpinan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) se Kabupaten Bireuen.

Penerapan berbagai inovasi untuk kemudahan layanan kesehatan kepada masyarakat menjadi fokus pembahasan pada pertemuan tersebut. Salah satunya yaitu penerapan sistem antrean elektronik yang terkoneksi dengan layanan Aplikasi Mobile JKN bagi peserta JKN-KIS.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bireuen, Neri Eka Putri mengatakan bahwa pihaknya sangat mengharapkan komitmen dari seluruh FKTP, baik Puskesmas, klinik swasta, maupun praktek dokter perorangan untuk dapat menerapkan penggunaan sistem antrean elektronik di masing-masing faskes.

“Antrean elektronik yang terhubung ke Aplikasi Mobile JKN ini diharapkan mampu diterapkan oleh seluruh faskes di Kabupaten Bireuen, terutama faskes tingkat pertama seperti Puskesmas, Klinik atau dokter perorangan, itu supaya setiap masyarakat yang berobat mendapat kemudahan dan juga kepastian waktu tunggu layanan,” ujar Neri.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, Amir Addani dengan menghimbau agar seluruh FKTP mengikuti kemajuan zaman dalam memberikan layanan.

“Kepada seluruh FKTP di wilayah Bireuen untuk senantiasa selalu mengikuti kemajuan zaman, dimana saat ini semua era digital dan serba semuanya menggunakan aplikasi yang mempermudah kita dalam bekerja, salah satunya penerapan sistem antrean elektronik atau online ini, tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau berusaha dan belajar, ” tutur Amir.

Lebih lanjut Amir pun berharap agar semua pemberi pelayanan kesehatan di Kabupaten Bireuen berupaya mempermudah layanan serta dapat memberikan layanan terbaik tanpa membeda-bedakan status peserta. (hf/pm)