10 Jan 2020
  |  
Dilihat : 351 kali

Dengan Hadirnya PRAKTIS, Mudahkan Perubahan Kelas Perawatan Peserta JKN-KIS

Tanggal 1 Januari 2020 menjadi hari mulai berlakunya penyesuaian iuran JKN-KIS khususnya bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau lebih dikenal sebagai peserta mandiri. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019 yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Oleh sebab itu, BPJS Kesehatan memunculkan Program PRAKTIS (Perubahan Kelas Tidak Sulit) bagi peserta JKN-KIS yang ingin mengubah kelas pelayanannya dengan lebih mudah dan praktis. Program ini mulai dilaksanakan sejak 9 Desember hingga 30 April 2020 yang dapat dilakukan melalui Kantor BPJS Kesehatan terdekat, Care Center BPJS Kesehatan 1500 400, Mobile Customer Service, maupun melalui aplikasi Mobile JKN. 

BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang terus menggencarkan sosialisasi Program PRAKTIS untuk mempermudah peserta mengurus perubahan kelas. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Angga Firdauzie saat bertemu dengan media yang datang, (9/1).

Angga menjelaskan bahwa Program PRAKTIS dihadirkan oleh BPJS Kesehatan untuk mempermudah peserta JKN-KIS mengubah kelas perawatan yang sudah dipilih sebelumnya.

"Dalam jangka waktu 9 Desember 2019 hingga 30 April 2020 peserta dapat lebih mudah dalam mengubah kelas perawatannya. Kalau sebelumnya harus menunggu satu tahun setelah kepesertaannya aktif baru bisa mengubah kelas kepesertaannya, sekarang dengan program praktis tidak perlu. Kemudian peserta yang menunggak juga dapat mengubah kelas perawatannya, inilah Perubahan Kelas Tidak Sulit atau disingkat PRAKTIS," ujar Angga.

Tim Jamkesnews berkesempatan untuk mewawancarai salah satu peserta JKN-KIS bernama Rita yang sedang menunggu antrian di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang. Rita bermaksud ingin melakukan penurunan kelas perawatan JKN yang dimilikinya dengan memanfaatkan Program PRAKTIS.

"Saya datang ke sini ingin melakukan penurunan kelas karena jika tetap berada di kelas dua maka akan kesulitan dalam pembayarannya dan menunggak iuran, makanya saya lebih baik turunkan supaya pembayaran iuran tetap lancar dan kartu tetap aktif. Beruntung BPJS Kesehatan mengeluarkan program PRAKTIS sehingga kita sebagai peserta tidak perlu menunggu setahun baru bisa turun kelas, apalagi katanya walaupun kartu tidak aktif tetap dapat juga melakukan penurunan kelas. yang terpenting saya dan keluarga terlindungi jaminan kesehatannya," katanya. (RW/sa)