20 Agt 2019
  |  
Dilihat : 157 kali

BPJS Kesehatan Gencarkan Sosialisasi bagi Aparatur Desa

Kepahiang, Jamkesnews - Memasuki tahun keenam, BPJS Kesehatan tidak henti-hentinya memberikan edukasi kepada peserta JKN-KIS begitu juga kepada masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS. Kali ini BPJS Kesehatan Cabang Curup melaksanakan sosialisasi tentang Program JKN-KIS kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa  yang ada di Kabupaten Kepahiang, Senin (19/08).

“Kami sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan Kantor Cabang Curup yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan informasi seputar Program JKN-KIS untuk seluruh Kepala Desa dan Perangkat Desa yang ada di Kabupaten Kepahiang. Memang belum semua kepala desa dan perangkat desa kita terlindungi melalui Program JKN-KIS dikarenakan satu dan lain hal. Tapi kita upayakan untuk segera mengurus semua persyaratan yang dibutuhkan,” ujar Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang, Burlian.

Kepala desa dan perangkat desa merupakan peserta JKN-KIS melalui sektor Peserta Penerima Upah (PPU) yang iurannya dibantu melalui dana desa sesuai dengan Pasal 4 Ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

“Secara bertahap akan kita daftarkan. Semakin cepat semakin baik. Ini juga akan menjadi contoh yang baik untuk masyarakat desa. Jika mereka melihat bahwa kepala desa dan perangkat desa sudah tergabung dalam Program JKN-KIS, semoga mereka bisa tergerak juga hatinya untuk mendaftar juga,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Syafrudin Imam Negara selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup juga mengamini hal yang sama. Ia berharap sosialiasi Program JKN-KIS bagi kepala desa dan perangkat desa ini bisa memberikan manfaat kepada seluruh aparat desa yang hadir pada kesempatan ini.

"Juga aparat desa yang hadir sudi kiranya untuk menjadi penyambung jalinan informasi kepada aparat desa yang belum berkesempatan hadir pada kesempatan ini. Tidak lupa juga kita memohon bantuan dan dukungan dari seluruh aparat desa yang hadir untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat di desa masing-masing untuk dapat mendaftarkan diri beserta keluarganya untuk menjadi peserta JKN-KIS,” ujar Syafrudin. (RW/ds)