Puasa merupakan tindakan menahan diri untuk tidak mengonsumsi semua atau beberapa makanan atau minuman untuk jangka waktu tertentu, ada banyak cara puasa yang berbeda. Puasa dapat dijalankan untuk tujuan kesehatan maupun untuk menjalankan ibadah pada agama tertentu.

 

Puasa ternyata memberikan berbagai macam manfaat kesehatan, lho. Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui apa saja manfaat puasa bagi Kesehatan yang telah didukung oleh penelitian!

 

1.  Meningkatkan Kontrol Gula Darah dengan Mengurangi Resistensi Insulin

 

Berdasarkan penelitian dari National Institutes of Health menunjukkan bahwa puassa jangka pendek yang dilakukan oleh penderita diabetes tipe 2 dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan.

 

Sementara itu, penelitian lain menemukan bahwa puasa intermiten dan puasa alternatif sama efektifnya dengan membatasi asupan kalori dalam mengurangi resistensi insulin. Penurunan resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh Anda terhadap insulin sehingga pengangkutan glukosa dari aliran darah ke sel untuk mengangkut glukosa dari aliran darah ke sel menjadi lebih efisien.

 

Hal ini dapat membantu menjaga gula darah Anda tetap stabil, mencegah lonjakan dan penurunan kadar gula darah Anda.

 

 

2.  Menurunkan Berat Badan

 

Puasa dapat menjadi cara yang aman untuk menurunkan berat badan karena banyak penelitian telah menunjukkan bahwa puasa intermiten - puasa yang dikendalikan dalam beberapa jam tertentu - memungkinkan tubuh untuk membakar sel-sel lemak lebih efektif daripada sekedar diet biasa. Selain itu, puasa jangka pendek dapat meningkatkan tingkat metabolisme Anda sebesar 3,6-14%, sehingga dapat membantu Anda membakar lebih banyak kalori.  Dengan kata lain, puasa intermiten bekerja di kedua sisi yaitu meningkatkan laju metabolisme Anda (meningkatkan kalori keluar) dan mengurangi jumlah makanan yang Anda makan (mengurangi kalori masuk).

 

3.  Puasa Intermiten Mengubah Fungsi Sel, Gen, dan Hormon

 

Saat Anda tidak makan untuk sementara waktu, beberapa hal terjadi di tubuh Anda. Misalnya, tubuh Anda memulai proses perbaikan sel yang penting dan mengubah kadar hormon agar lemak tubuh yang tersimpan lebih mudah diakses.

 

Berikut beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh Anda selama berpuasa berdasarkan penelitian dari National Institutes of Health:

  • Hormon pertumbuhan manusia: Kadar hormon pertumbuhan dalam darah dapat meningkat sebanyak 5 kali lipat. Kadar hormon yang lebih tinggi ini dapat memfasilitasi pembakaran lemak dan penambahan otot, dan memiliki banyak manfaat lainnya .
  • Perbaikan sel: Tubuh menginduksi proses perbaikan sel yang penting.
  • Ekspresi gen: perubahan menguntungkan pada beberapa gen dan molekul yang berkaitan  perlindungan tubuh terhadap penyakit.

 

4.  Puasa Intermiten Dapat Mengurangi Stres Oksidatif dan Peradangan Dalam Tubuh

 

Stres oksidatif adalah salah satu penyebab menuju penuaan dan banyak penyakit kronis. Stres oksidatif ini melibatkan molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas, yang bereaksi dengan molekul penting lainnya (seperti protein dan DNA) dan merusaknya.

 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres oksidatif. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat membantu melawan peradangan sehingga dapat mencegah berbagai jenis penyakit.

 

5.  Puasa Intermiten Baik Untuk Otak Anda

 

Puasa telah terbukti meningkatkan fungsi otak karena puasa meningkatkan produksi protein yang disebut faktor neurotropik yang diturunkan dari otak (abrineurin).

 

Abrineurin mengaktifkan sel induk otak untuk diubah menjadi neuron baru, dan memicu banyak zat kimia lainnya yang meningkatkan kesehatan saraf. Protein ini juga melindungi sel otak Anda dari perubahan yang terkait dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

 

Sumber:

https://www.healthline.com/nutrition/10-health-benefits-of-intermittent-fasting

https://www.healthline.com/nutrition/fasting-benefits#TOC_TITLE_HDR_11

https://www.lifehack.org/articles/lifestyle/10-benefits-of-fasting-that-will-surprise-you.html