Limboto, Jamkesnews – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyambut baik penerapan sistem pembayaran global budget BPJS Kesehatan yang telah di uji cobakan ditiga rumah sakit di wilayah Kabupaten Gorontalo. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Gorontalo pada saat kunjungan Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan Mahlil Ruby di wilayah Kabupaten Gorontalo pada Jumat (08/10).

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menilai inovasi sistem ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada peserta di rumah sakit, untuk itu dibutuhkan komitmen dari seluruh pihak dalam mengimplementasikan sistem pembayaran global budget rumah sakit ini.

“Dengan penerapan sistem pembayaran global budget ini saya rasa dapat meningkatkan kepuasan masyarakat di rumah sakit, saya harap dengan komitmen bersama ini turut membantu sistem ini berjalan lancar,” ungkap Nelson.

Nelson menambahkan dari ketiga rumah sakit di wilayah Kabupaten Gorontalo yang telah ditunjuk dalam penerapan sistem pembayaran global budget ini antara lain, Rumah Sakit Umum Daerah Ainun Habibie, Rumah Sakit Umum Daerah Boliyohuto dan Rumah Sakit Dunda telah memiliki fasilitas yang sangat baik.

“Dari ketiga rumah sakit yang ditunjuk semuanya ada di wilayah sini (Kabupaten Gorontalo), semuanya memiliki fasilitas yang sangat baik,” tambah Nelson.

Sementara itu Mahlil Ruby selaku Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan menjelaskan, sistem pembayaran global budget dilakukan untuk mencari solusi atas tantangan keseimbangan antara mutu dan biaya pelayanan kesehatan.

Global budget merupakan salah satu sistem pembayaran rumah sakit berdasarkan besaran anggaran atau biaya dari hasil negosiasi yang telah disepakati,” jelas Mahlil.

Mahlil menyampaikan, Global budget sendiri akan memberikan fleksibilitas bagi rumah skit dalam melakukan pengelolaan dan restrukturisasi anggaran sesuai dengan prioritas kebutuhan serta keleluasaan dalam pemanfaatan biaya pelayanan kesehatan demi meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta JKN.

Terakhir, Mahlil mengatakan kedepan sinergi antara BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Daerah harus terus ditingkatkan sehingga berdampak kepada kemudahan peserta dalam mengakses pelayanan kesehatan Program JKN-KIS.

“Saya harapkan sinergi BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Daerah terus berlanjut, demi kepentingan masyarakat khusunya peserta JKN-KIS”, tutup Mahlil. (Iu/yf)

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI