Timika, Jamkesnews - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) binaan PT Freeport Indonesia bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan dukungan pendanaan pendaftaran bagi penduduk dalam Program JKN KIS.

“Secara khusus kami memberikan apresiasi kepada YPMAK PT Freeport Indonesia atas komitmen kerja sama yang terjalin dengan sangat baik dengan BPJS Kesehatan. PT Freeport Indonesia telah menunjukan kontribusi dan berperan memberikan donasi untuk mendaftarkan penduduk di wilayah kerja PT Freeport Indonesia ke dalam Program JKN-KIS,” kata Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, David Bangun dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan Cabang Jayapura dengan Yayasan Caritas Timika Papua (YCTP) selaku yayasan pengelola fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat adat 7 suku melalui Klinik Mitra Masyarakat di Kabupaten Mimika, Rabu (23/06).

David menambahkan, saat ini PT. Freeport Indonesia memberikan donasi awal kepada 10.000 jiwa masyarakat 7 suku di sekitar PT Freeport Indonesia, terhitung mulai bulan Juni 2021 sampai dengan Mei 2022.

 

"Kami berharap aksi donasi atau filantropi yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia dapat menjadi contoh bagi badan usaha lainnya berkontribusi dan menyalurkan dana CSR untuk donasi pendaftaran peserta ke dalam Program JKN-KIS sebagai wujud nyata gotong-royong seluruh elemen bangsa dalam terselenggaranya jaminan kesehatan yang berkualitas di Indonesia," ucapnya. 

Ia juga menekankan bahwa hal tersebut merupakan alternatif solusi pembiayaan JKN-KIS di mana pihak yang memiliki dana memberikan donasi kepada kelompok hidden middle (kelompok menengah yang memiliki kemampuan terbatas dalam membayar iuran).

Dari total 29 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Papua, seluruhnya telah terintegrasi ke dalam Program JKN-KIS. Adapun capaian peserta di wilayah Kabupaten Mimika yang merupakan lokasi kerja sama saat ini adalah 282.239 jiwa atau 90,58% dari total penduduk sebanyak 311.584 jiwa.  

Sementara itu, Manager Eksternal Affairs Corporate Communication PT. Freeport Indonesia, Kerry Yarangga mengatakan bahwa sebagai bagian dari Pilar Pembangunan di Mimika, PT Freeport Indonesia menyambut baik penandatanganan kerjasama yang telah dilakukan antara YCTP dan BPJS Kesehatan Cabang Jayapura. ia berharap 10.000 jiwa peserta yang telah terdaftar dalam mekanisme pembiayaan kesehatan melalui BPJS Kesehatan mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

“Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) dan Klinik RSMM Timika adalah salah satu layanan kesehatan masyarakat di Mimika yang menyediakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat 7 suku. PT Freeport Indonesia memiliki komitmen untuk menyediakan kebutuhan kesehatan kepada masyarakat selain pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dll,” tuturnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra menyampaikan, sejak tahun 2017 silam target UHC oleh Pemda Mimika telah dicapai dan saat ini memasuki tahun keempat. Ia mengatakan, selama lebih dari setahun pandemi Covid-19 berdampak pada semua tatanan pembangunan termasuk pembiayaan kesehatan sehingga untuk tahun 2021 ini capaian UHC pun mengalami dinamika. Namun bersama PT Freeport Indonesia dan YPMAK, pemerintah berkomitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan UHC bagi penduduk asli Mimika. 

“Dengan memastikan seluruh penduduk Kabupaten Mimika terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan maka Pemerintah Kabupaten Mimika bersama PT Freeport Indonesia dan YPMAK telah mewujudkan hak untuk mendapat pelayanan kesehatan yang berkeadilan menuju pembangunan kesehatan yang lebih baik,” ujar Reynold.

 

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI