Deli Serdang, Jamkesnews - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi beserta jajaran pengurus YLKI menyambangi kantor BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam di Kabupaten Deli Serdang pada Rabu (21/04). Kehadiran jajaran YLKI merupakan bagian dari kunjungan YLKI ke sejumlah daerah di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Saat berada di kantor BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam, Tulus meninjau pelayanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang mengakses pelayanan administrasi di Kantor BPJS Kesehatan. Tulus menilai, BPJS Kesehatan telah menerapkan pelayanan secara baik di kantor cabang, terutama dalam masa pandemi Covid-19.

Tulus mengatakan dari aspek kepastian layanan, aspek kesehatan dan keamanan telah dijalankan secara baik. Pada aspek ketersediaan sarana dan pra sarana serta prosedur yang ditetapkan telah mendukung protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19.

“Ruang pelayanan kami lihat keadaannya baik, memenuhi standar layanan yang baik,” ujar Tulus. 

Tulus menilai, dibatasinya jumlah kunjungan untuk pelayanan tatap muka adalah hal yang wajar dan sudah semestinya mengingat kondisi pandemi Covid-19. Tulus mengapresiasi inisiatif BPJS Kesehatan mengembangkan sejumlah kanal layanan non tatap muka, seperti melalui aplikasi Mobile JKN dan Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp atau Pandawa. 

“Model layanan seperti ini yang cocok dengan situasi sekarang,” jelas Tulus.

Tulus mengatakan bahwa YLKI telah mengunjungi banyak daerah di seluruh Indonesia untuk berdiskusi dengan penyelenggara pelayanan publik di daerah, termasuk BPJS Kesehatan. Fokus dalam setiap diskusi tersebut adalah mengenai pemenuhan hak dan kewajiban konsumen atau masyarakat yang mengakses pelayanan publik.

Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Arif Syaefuddin berujar bahwa YLKI merupakan mitra bagi BPJS Kesehatan selaku institusi yang menyelenggarakan pelayanan publik.

“Untuk mencapai kepuasan peserta JKN-KIS yang semakin baik ke depannya, dibutuhkan kemitraan dan dukungan dari banyak pihak termasuk YLKI,” jelas Arif.

Sementara itu Kepala Cabang Lubuk Pakam BPJS Kesehatan Nur Eva Parindury menuturkan, pelayanan non tatap muka merupakan opsi terbaik yang ditawarkan kepada peserta Program JKN-KIS di wilayahnya, disamping upaya pelayanan tatap muka di kantor yang tetap berjalan.

“Menurut data kami angka akses pelayanan melalui metode daring terus meningkat, semakin banyak masyarakat yang memilih pelayanan melalui aplikasi Mobile JKN atau melalui Pandawa. Khusus pelayanan melalui Pandawa, kami himbau agar prosedurnya benar-benar diikuti, setiap tahapannya dilakukan sesuai petunjuk untuk memastikan proses pelayanan dapat tuntas sesuai keperluan masing-masing,” ucap Eva. (HA/am)