Palangkaraya, Jamkesnews -  Komitmen BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kepuasan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus ditunjukkan. Kali ini gebrakan baru dari BPJS Kesehatan adalah dengan meluncurkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Digital Mobile. Seperti yang diketahui KIS merupakan kartu identitas peserta Program JKN-KIS yang dapat digunakan peserta ketika membutuhkan pelayanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun terkadang peserta lupa membawa Kartu KIS tersebut ketika mengakses pelayanan kesehatan, apalagi jika dalam keadaan gawat darurat. Memahami kondisi tersebut, kini BPJS Kesehatan telah meluncurkan Kartu KIS versi digital yang terintegrasi melalui aplikasi Mobile JKN yang dapat di-download melalui Playstore (Android) atau Appstore (IOS).

KIS Digital Mobile JKN merupakan identitas Peserta JKN melalui media elektronik/handphone yang memuat paling sedikit nama dan nomor identitas peserta yang terintegrasi dengan NIK Dukcapil. Kartu KIS versi digital ini dapat digunakan sebagai bukti sah peserta dalam memperoleh akses pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan atau fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) sepanjang status peserta JKN-KIS aktif dalam masterfile kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Jadi peserta JKN-KIS saat ini tidak perlu khawatir apabila Kartu KIS ketinggalan, cukup menunjukkan KIS Digital Mobile JKN dari handphone anda, maka anda akan dapat mengakses pelayanan kesehatan. Selain itu dengan adanya KIS Digital Mobile JKN ini, peserta tidak perlu repot lagi untuk cetak kartu apabila telah melakukan update identitas yang juga dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN,” ujar Kepala Cabang Palangkaraya Elke Winasari.

Ia menambahkan, jika terdapat keraguan terhadap pemanfaatan KIS Digital Mobile JKN, fasilitas kesehatan berhak meminta identitas pendukung lain berupa KTP atau SIM atau Kartu Keluarga dari peserta yang bersangkutan untuk memastikan bahwa pemegang KIS Digital merupakan peserta yang berhak. Jika terbukti bahwa pemegang KIS Digital bukan Peserta yang berhak, fasilitas kesehatan dapat menolak untuk menerbitkan Surat Eligibilitas Peserta (Surat Keabsahan Peserta).

"Diharapkan dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh BPJS Kesehatan ini, peserta dapat dengan segera mendownload Aplikasi Mobile JKN karena banyak sekali fitur dan manfaat yang dapat digunakan oleh peserta JKN-KIS," tandasnya. (SP/db)