Malinau, Jamkesnews – Bertepatan pada malam puncak peringatan HUT Kabupaten Malinau Ke-22 pada 26 Oktober lalu, BPJS Kesehatan Cabang Tarakan meluncurkan kolaborasi Program Petani Sehat dan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang di inisiasi oleh Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa.

Prolanis merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan peserta, fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan yang efektif dan efisien.

“Program ini merupakan ide awal Bupati Malinau dalam mengkolaborasikan program Pemerintah Daerah yaitu Petani Sehat dan Prolanis milik BPJS Kesehatan," kata Kepala Cabang Tarakan BPJS Kesehatan, Kemas R. Kurniawansyah pada Senin (22/11)

Lebih lanjut Kemas menjelaskan, melalui kolaborasi program ini, Fasilitias Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yaitu Puskesmas akan melakukan pelayanan kesehatan, edukasi dan pengobatan dengan melakukan kunjungan langsung kepada kelompok tani. Pada tahap awal, Puskesmas akan melalukan pemeriksaan kesehatan seperti pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah dan dilanjutkan dengan skrining riwayat kesehatan.

Program ini sudah berjalan di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Malinau yakni Kecamatan Malinau Kota dan Kecamatan Malinau Seberang. Nantinya dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menjalankan Program Petani Sehat di dua kecamatan lainnya di Malinau.

“Saat ini kita sudah berjalan di dua kecamatan. Bulan ini nantinya kita akan menjalankan program tersebut di dua kecamatan lagi dan secara bertahap kami targetkan program dapat berjalan pada seluruh kecamatan yang ada di Malinau,” ujarnya.

Kemas menambahkan, program ini juga bertujuan untuk promotif dan preventif kesehatan. Pelayanan kesehatan promotif adalah suatu kegiatan pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat promosi kesehatan. Sementara, pelayanan kesehatan preventif adalah kegiatan pencegahan terhadap suatu masalah kesehatan atau penyakit.

“Kegiatannya nanti seperti pemeriksaan kesehatan, laboratorium, senam sehat, edukasi kesehatan dan pengobatan penyakit-penyakit kronis,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para petani di Kabupaten Malinau.

“Masalah-masalah kesehatan yang sering terjadi seperti penyakit gula, hipertensi dan lain sebagainya jika masyarakat mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya, pastinya masyarakat paham akan resiko sehingga dapat menghindari makanan dan minuman yang dapat mengakibatkan manambah parah penyakitnya serta mengetahui pola pengobatannya,” ungkapnya.

BPJS Kesehatan berharap, masyarakat yang sebelumnya tidak mengetahui masalah kesehatannya dapat mengetahui setelah berpartisipasi dalam program ini. Ketika masyarakat mengetahui masalah-masalah kesehatan yang terjadi pada tubuhnya, masyarakat pasti akan berhati-hati setelahnya. (KA/om)