Mamuju, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Mamuju bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar menggelar Half day Basics Workshop, Selasa (16/11). Kegiatan yang mengangkat tema “Jaminan Kesehatan Jurnalis di Masa Pandemi Covid-19” ini dihadiri langsung Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, St. Umrah Nurdin dan juga Ketua AJI Indonesia, Sasmito Madrim secara daring.

Umrah berharap, AJI Kota Mandar ini dapat menjadi perluasan informasi dari para jurnalis dalam menyampaikan hak dan kewajiban sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Propgram JKN-KIS erat hubungannya dengan teman-teman di AJI sebagai jurnalis yang mana banyak mobilitasnya. Pastinya hak dan kewajiban ini harus diketahui oleh teman-teman agar dapat meneruskannya secara tepat kepada khalayak luas,” ungkapnya.

Koordinator Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) AJI Kota Mandar, Sudirman Samual menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Mamuju yang bermitra dengan AJI Kota Mandar. Kegiatan ini sebagai bagian dari program kerja AJI Kota Mandar untuk membangun paradigma bersama dalam mendapatkan jaminan kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Dengan diadakannya kegiatan ini, otomatis nantinya para jurnalis di kota Mamuju akan memahami alur pelayanan kesehatan dari Program JKN-KIS,” sebutnya.

Ketua AJI Indonesia, Sasmito Madrim menuturkan isu jaminan kesehatan jurnalis memang menjadi isu utama di AJI. Apalagi jaminan kesehatan ini masuk dalam poin ketiga Tri Panji AJI yakni kesejahteraan jurnalis.

“Tri Panji AJI yang ketiga ini beririsan terhadap jaminan kesehatan. Jurnalis yang sehat menghasilkan berita yang akurat, AJI selalu mendorong regulasi ini ke pihak-pihak terkait baik ke dewan pers dan instansi-instansi pemerintah terkait dengan jaminan kesehatan," tuturnya.

Dia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bersama dalam memahami hak-hak dan kewajiban yang harus diperoleh seluruh jurnalis. (af)

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI