Tegal, Jamkesnews - Klinik Siti Hajar merupakan salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang menjadi mitra BPJS Kesehatan. Pemilik klinik ini mengaku bangga telah bekerja sama sejak era Askes hingga era BPJS Kesehatan saat ini.

Pimpinan Klinik Siti Hajar, Endang Sahfitri mengungkapkan bahwa banyaknya peserta yang terdaftar di kliniknya bukanlah suatu hal yang instan. Pada awalnya mereka mempromosikan sendiri dari mulut ke mulut. Skema promosi ini terus berjalan hingga akhirnya masyarakat mengenal dan percaya dengan layanan klinik ini.

“Kami telah bermitra untuk melayani peserta JKN-KIS sejak lama.  Tentunya ada banyak sekali perubahan yang terjadi, mulai dari sistem administrasi hingga prosedur pelayanan. Kami menganggap bahwa semua perubahan itu adalah suatu tantangan agar bisa tetap berdiri,” ungkap Endang.

Endang mengaku bahwa kerja sama yang dijalin dengan BPJS Kesehatan turut memberikan dampak positif yang besar bagi kliniknya. Klinik yang berada di bawah naungan organisasi Muhammadiyah ini tidak profit oriented. Sebagai salah satu organisasi umat muslim terbesar di Indonesia, Muhammadiyah memang menjalankan misi kemanusiaan lewat pembangunan berbagai fasilitas.

“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan sepenuh hati tanpa membeda-bedakan pasien. Semenjak era BPJS Kesehatan jumlah peserta yang terdaftar di Klinik Siti Hajar melonjak tinggi. Dampaknya positif karena semakin banyak orang yang bisa mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas,” tambahnya. 

Berdiri sejak 2005, klinik ini telah mengalami berbagai periode status. Mulai dari rumah bersalin, lalu menjadi rumah sakit ibu dan anak, kemudian berganti nama menjadi Balai Pengobatan, hingga di tahun 2013 dikukuhkan menjadi Klinik Pratama. Bisa dikatakan Klinik Pratama Siti Hajar telah berproses bersama BPJS Kesehatan.

Dikutip dari data BPJS Kesehatan per bulan November 2021, 16.631 peserta JKN-KIS telah terdaftar di klinik ini. Hampir setiap hari rata-rata sebanyak 70 peserta JKN-KIS tercatat dari aplikasi P-Care telah memanfaatkan layanan di klinik ini. Klinik yang beroperasi di Jalan Kartini, Kota Tegal ini memberikan layanan dokter umum, dokter gigi, kesehatan ibu dan anak, layanan Keluarga Berencana serta layanan Program pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dari Program Rujuk Balik. (sw/dp)